INDORAYA – Timor Leste akhirnya resmi menjadi bagian dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pada Minggu (26/10/2025), bertepatan dengan pelaksanaan KTT ASEAN ke-47. Setelah menanti selama 14 tahun, negara tersebut kini tercatat sebagai anggota ke-11 ASEAN.
“Peranannya (Timor Leste) di sini melengkapi keluarga besar ASEAN, menegaskan kembali takdir bersama kita dan rasa kekerabatan regional yang mendalam,” ujar Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, seperti dikutip AFP, Minggu (26/10/2025).
Timor Leste pertama kali mengajukan diri sebagai anggota penuh ASEAN pada tahun 2011. Pada 2022, negara itu mendapatkan status sebagai pengamat (observer) sebelum akhirnya diterima sepenuhnya tahun ini.
Sebelum pengumuman resmi, Menteri Luar Negeri Timor Leste Bendito Dos Santos telah menyampaikan kabar tersebut dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB pada Senin (29/9/2025).
Dia menegaskan bahwa Timor Leste telah menempuh berbagai langkah komitmen untuk memenuhi seluruh kriteria kelayakan menjadi anggota ASEAN. Menurutnya, keanggotaan penuh ini merupakan pencapaian penting bagi pembangunan bangsa.
“Ini adalah momen yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi nasional, integrasi regional, dan pengakuan internasional, dan salah satu momen yang sangat kami banggakan,” katanya.
Indonesia juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Timor Leste bergabung dengan ASEAN. Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, atau yang akrab disapa Tata, menyampaikan hal tersebut saat acara Pidato Kebijakan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta pada Jumat (1/8/2025).
“Indonesia telah berada di garda terdepan dalam mendukung aspirasi Timor Leste untuk menjadi anggota penuh keluarga ASEAN,” kata Tata.


