Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tim SAR Kerahkan Ratusan Personel, Kebut Pencarian Korban Longsor Cibeunying
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaDaerahJatengPeristiwa

Tim SAR Kerahkan Ratusan Personel, Kebut Pencarian Korban Longsor Cibeunying

By Redaksi Indoraya
Senin, 17 Nov 2025
Share
3 Min Read
Pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (15/11/25).
SHARE

INDORAYA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperbarui data temuan korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Update tersebut dilakukan setiap hari hingga masa pencarian berakhir.

Ia menjelaskan, tim gabungan melakukan upaya pencarian yang difokuskan untuk menemukan warga yang masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian melibatkan 747 personel dari berbagai unsur, dipimpin Komando Ops SAR Basarnas. Personel yang terlibat meliputi Basarnas, TNI, Polri, relawan penanggulangan bencana, serta sejumlah instansi terkait.

Operasi SAR direncanakan berlangsung hingga tujuh hari sejak kejadian longsor.

Setiap korban yang ditemukan, katanya, langsung dibawa untuk proses identifikasi, kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Ia mengatakan, proses identifikasi memerlukan ketelitian, mengingat petugas harus memastikan kecocokan nama dan asal korban.

Saat ini, ia menjelaskan, area pencarian difokuskan di Dusun Tarukahan dan Cibuyut. Petugas bekerja sangat hati-hati karena kondisi tanah di lokasi masih labil.
Sebanyak 10 excavator dan sejumlah Alkon set dikerahkan untuk mengangkat timbunan tanah.

Selain itu, anjing pelacak K-9 Polri juga disiagakan untuk membantu pencarian bila diperlukan. Upaya di lapangan sempat terkendala akibat hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (15/11/25) sore.

“Sebelumnya juga terjadi cuaca ekstrem. Hujan turun deras dan durasinya cukup lama. Tentu tim harus hati-hati, agar tidak membahayakan jiwa,” ungkap Bergas.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta tim gabungan untuk terus mengupayakan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana.

“Terutama warga yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana. Mengingat saat ini curah hujan masih tinggi,” ungkap Luthfi.

Pada Minggu (16/11/25), dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Cilacap untuk memperpanjang waktu efektif pelaksanaan operasi SAR.

Penanganan bencana longsor ini dilakukan bersama berbagai unsur dari pusat, provinsi, dan kabupaten, termasuk BNPB, Basarnas, Kemensos, KemenPU, TNI-Polri, serta dari Provinsi Jateng dan Kabupaten Cilacap seperti BPBD, Dinsos, Dinkes, Dishanpan, PU-BMCK, dan ESDM. PMI, Baznas, relawan, dan masyarakat juga turut membantu.

Sebagai informasi, hingga berita ini ditayangkan, Senin (17/11/25), korban yang ditemukan berjumlah 15 orang dan 8 lainnya masih dalam pencarian.

TAGGED:Ahmad LuthfiKorban Longsor CibeunyingLongsor Cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Hukum Kriminal

Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang

Sabtu, 07 Feb 2026
Hukum Kriminal

Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?