Ad imageAd image

Tim Prabowo Intens Komunikasi dengan Sri Mulyani Bahas Transisi Pemerintahan

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 707 Views
2 Min Read
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengklaim intens berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani sejak dua bulan terakhir.

Adapun komunikasi itu terkait pembahasan transisi dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin ke Prabowo-Gibran.

Anggota Tim Bidang Keuangan Thomas Djiwandono mengatakan selama waktu tersebut sinkronisasi dengan Sri Mulyani sudah berjalan dengan baik.

“Kami sudah berhubungan secara intens mungkin dalam dua bulan terakhir, dan hari ini adalah formalisasi dari proses tersebut,” katanya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (31/5/2024).

BACA JUGA:   Anggaran Pendidikan 2023 Tembus Rp612 Triliun

Thomas menyebut tugas sinkronisasi Prabowo-Gibran berkomitmen untuk mengikuti segala siklus APBN yang sedang berlangsung.

“Dengan prinsip kehati-hatian fiskal tadi. Itu saya rasa hal penting,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani mengatakan pertemuan dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi hari ini membahas anggaran, termasuk RAPBN 2025. Menurutnya, pembahasan itu penting karena tak lepas dari program-program Prabowo-Gibran yang kelak dijalankan.

“Jadi di dalam proses penyusunan RAPBN 2025 tentu diperlukan suatu komunikasi koordinasi dan sinkronisasi agar di dalam APBN 2025 bisa menampung berbagai aspirasi program-program baru,” ucap Sri Mulyani.

BACA JUGA:   Kemenkeu Kuncurkan Rp417, 2 Triliun untuk Pemilu 2024 dan IKN Semester I

Di sisi lain, ia mengatakan proses sinkronisasi itu harus tetap menjaga prinsip kehati-hatian, kredibilitas, dan confidence dari berbagai pemangku kepentingan.

Sri Mulyani menerangkan bahwa pekan lalu Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025 telah mendapat pandangan dari seluruh fraksi di DPR RI.

Selanjutnya, pada pekan depan, Sri Mulyani bakal menyampaikan respons terhadap pandangan fraksi tersebut. Berikutnya, semua keputusan bakal dirangkum dalam nota keuangan RAPBN 2025 yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Agustus mendatang.

BACA JUGA:   Di Tengah Isu Tak Ada Chemistry, Sri Mulyani Salami Prabowo saat Sidang Kabinet

Menurut Sri Mulyani, karena prosesnya begitu intens dan ini menyangkut pengelolaan APBN, maka sinkronisasi, komunikasi, koordinasi menjadi sangat krusial.

“Kami sangat berterima kasih menjadi institusi pertama yang dikunjungi Gugus Tugas Sinkronisasi. Sebab urgensi dari siklus anggaran jadi prioritas yang sangat penting,” ucap Sri Mulyani.

Share this Article