Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Terulang Lagi! BRT Trans Semarang Koridor 4 Hangus di Ngaliyan, Ini Penjelasan Resmi BLU UPTD
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaPeristiwaSemarang

Terulang Lagi! BRT Trans Semarang Koridor 4 Hangus di Ngaliyan, Ini Penjelasan Resmi BLU UPTD

By Dickri Tifani
Minggu, 02 Nov 2025
Share
3 Min Read
Beginilah penampakan BRT Trans Semarang yang terbakar di Ngaliyan, Minggu (2/11/25). (Foto: Tangkapan layar @infokejadiansemarang.new)
SHARE

INDORAYA – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang kembali mengalami insiden kebakaran. Kali ini, musibah menimpa armada Koridor 4 dengan rute Semarang Tawang–Cangkiran berkode IV.023 pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kebakaran terjadi sesaat setelah bus melewati tanjakan Silayur, Kedungpane, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Bus bernomor polisi H 7044 OQ itu terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial, salah satunya di akun @infokejadiansemarang.new.

Dalam video tersebut, tampak api muncul dari bagian bawah bus, disertai asap tebal di sisi depan kendaraan. Penumpang berhamburan keluar, sementara petugas berupaya mencegah api agar tidak menjalar lebih luas.

“Info bis terbakar, bolo. Lokasi di Kedungpane, Ngaliyan, Minggu 2 November 2025, sekitar jam 16.31. Kira-kira sebabnya apa ya, bolo?” tulis akun tersebut.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, membenarkan insiden itu. Ia menjelaskan, peristiwa terjadi pada trip ke-7, tak lama setelah bus melintasi tanjakan.

“Kronologinya terjadi di tanjakan Silayur, tepatnya pada trip ke-7. Penyebab awal diduga karena korsleting ampere pada sistem kelistrikan,” ujar Haris saat dikonfirmasi, Minggu (2/11/25) malam.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan langsung dipindahkan ke armada lain untuk melanjutkan perjalanan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Seluruh penumpang langsung kami oper ke armada selanjutnya,” tambahnya.

Haris menuturkan, armada yang terbakar kini sudah diamankan ke garasi untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.

“Kami ingin memastikan apakah benar penyebabnya korsleting ampere atau ada faktor lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, medan tanjakan di kawasan Silayur yang cukup curam diduga turut memicu overheat pada mesin bus, apalagi jika beban penumpang cukup tinggi.

“Kalau berbicara topografi tentu ada pengaruhnya. Beban kerja mesin juga tergantung jumlah penumpang,” ujarnya.

Selain faktor medan, usia armada juga disebut menjadi potensi penyebab gangguan teknis termasuk kebakaran.

“Usia armada juga menjadi salah satu faktor,” sambungnya.

Sebagai catatan, jalur ekstrem seperti Koridor 2 (Terboyo–Sisemut), Koridor 4 (Tawang–Cangkiran), dan Koridor 6 (Undip–Unnes) memang memiliki tingkat risiko operasional lebih tinggi karena kontur jalannya yang menanjak dan menurun.

Untuk itu, pihaknya berencana melakukan kajian khusus terhadap rute-rute dengan medan ekstrem guna memastikan keamanan operasional di masa mendatang.

“Nantinya kami akan melakukan kajian terperinci, khususnya untuk koridor dengan topografi ekstrem. Dari situ akan terlihat apakah perlu penambahan armada, penyesuaian jenis kendaraan, atau bahkan perubahan rute,” paparnya.

Kajian tersebut, kata Haris, juga akan melibatkan pihak eksternal, akademisi, dan instansi terkait di bidang transportasi.

“Iya, nanti melibatkan pihak eksternal, akademisi, dan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

TAGGED:BRT TerbakarBRT Trans Semarang Koridor 4Penyebab BRT Terbakarperistiwa semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan

Minggu, 08 Feb 2026
Berita

Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan

Minggu, 08 Feb 2026
Semarang

Peringati HUT ke-18, Gerindra Kota Semarang Santuni Anak Yatim Hingga Donor Darah

Minggu, 08 Feb 2026
Berita

Lawyer Senior Kepailitan James Purba Lulus Doktor, Soroti Kelemahan Regulasi PKPU

Minggu, 08 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?