Ad imageAd image

Terbanyak se-Jateng, 17 Sekolah di Semarang Raih Penghargaan Adiwiyata Pemprov Jateng 2024

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 730 Views
3 Min Read
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menerima penghargaan 17 sekolah sebagai sekolah Adiwiyata dari Pemprov Jateng tahun 2024, Kamis (11/7/2024). (Foto: Dokumen untuk Indoraya)

INDORAYA – Kota Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini Kota Semarang meraih penghargaan sekolah Adiwiyata dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terbanyak se-Jateng.

Di mana sebanyak 17 sekolah di Kota Semarang berhasil meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata dari Pemprov Jateng tahun 2024.

Keberhasilan itu disampaikan oleh
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Bambang Pramusinto, Kamis (11/7/2024).

Bambang mengatakan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata dari Pemprov Jateng tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 lalu. Pasalnya, tahun lalu yakni hanya ada 5 sekolah yang menerima status Adiwiyata.

“Tahun 2023 prestasi kita belum menggembirakan, langsung kita adakan koordinasi sama pembina Adiwiyata dan kepala sekolah. Alhamdulillah di tahun 2024 hasilnya memuaskan, mudah mudahan nanti di tahun 2025 bisa naik lagi,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis, 11 Juli 2024.

Dia juga mengungkapkan sejumlah sekolah di Ibu Kota Jawa Tengah ini bisa menjadi status Adiwiyata, yakni salah satunya faktor pendorongnya adalah rutin membriefing kepala sekolah terkait program Adiwiyata.

Selain itu, Bambang mempercayai bahwa berita baik harus tersebar luas. Sehingga, Bambang rajin mengabarkan berita menggembirakan dari sekolah satu ke sekolah lainnya.

“Adiwiyata ini juga relevan dengan kebijakan Wali Kota terkait dengan urban farming dan penanganan inflasi. Jadi ini saya dorong trus supaya program Adiwiyata ini nyambung dan bisa sinergi dengan kebijakan urban farming di Pemkot Semarang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, salah satu sekolah penerima penghargaan Adiwiyata adalah SMPN 12 Semarang. Kepala SMPN 12 Semarang, Rini Rusmiasih merasa bersyukur atas prestasi yang sekolahnha raih.

Menurutnya, penghargaan sekolah Adiwiyata merupakan pembuktian kepada sekolah-sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan.

SMPN 12 Semarang sendiri menerapkan teknik SISIKOPI atau singkatan dari Komunikasi, Kolaborasi, Komitmen, dan Peduli. Tak hanya itu, SMPN 12 Semaranh juga memiliki komunitas berbudaya lingkunhan bernama Adiwiyata Rangers.

“Jadi ini menambah poin di sekolah untukmu memiliki generasi anak-anak hebat,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Rini, dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari, pihak sekolah segara aktif memanfaatkan lingkungan sebagai salah satu sumber pembelajaran.

Ia pun berharap, penghargaan sekolah Adiwiyata dapat menambah semangat seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan. Sehingga, cita-cita menjadikan SMPN 12 Semarang menjadi sekolah Adiwiyata tingkat nasional dapat segera terwujud.

“Harapannya pembiasan berbudaya dalam lingkungan hidup ini menjadi sebuah pranata kehidupan yang diimplementasikan melalui sekolah,” tandas Rini.

Selain SMPN 12 Semarang, beberapa sekolah penerima Adiwiyata antara lain SMPN 43, SMPN 40, SMPN 30, SMPN 26, SMPN 23, SMPN 11, SMPN 22, SMPN 42, dan SMPN 37.

Lalu, untuk tingkat SD antara lain SD Islam Hidayatullah, SDN Purwoyoso 03, SDN Sendangmulyo 01, SDN Rejosari 02, SDN Sembungharjo 01, SDN Sambiroto 02, dan SDN Bangetayu Wetan 02 Semarang.

Share this Article