INDORAYA – Progres perbaikan Jalan Brigjen Sudiarto atau Jalan Majapahit di Kota Semarang, yang menelan anggaran hingga Rp4,19 miliar, ditargetkan rampung pada tanggal 15 Desember 2025.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa pekerjaan revitalisasi jalan tersebut saat ini telah mencapai 98 persen.
Kepala DPU BMCK Jateng, AR Hanung Triyono mengatakan, saat ini pengerjaan di lapangan tinggal menyelesaikan tahap pembersihan serta finishing. Proyek yang berlangsung sejak 4 Juli 2025 itu disebut menjadi salah satu pekerjaan prioritas Pemprov Jateng menjelang akhir tahun.
“Jalan Majapahit sudah hampir selesai, sekarang sudah 98 persen. Kita targetkan pertengahan Desember, tepatnya 15 Desember 2025, semuanya rampung,” ujar Hanung saat dikonfirmasi Indoraya.news, Senin (8/12/2025).
Proyek peningkatan kualitas jalan itu mencakup pengerasan beton sepanjang 2.020 meter, pengerasan aspal 955 meter, dengan total penanganan mencapai 5.920 meter dan nilai kontrak Rp41,9 miliar. Hanung memastikan seluruh pekerjaan akan tuntas sebelum penutupan tahun anggaran.
“Kurangnya tinggal perapihan. Ada beberapa cor-coran kecil yang diselesaikan. Dari nilai kontrak Rp41,9 miliar, kami pastikan selesai di akhir tahun,” imbuhnya.
Hanung menjelaskan, selain Jalan Majapahit, progres perbaikan jalan di seluruh Jawa Tengah juga menunjukkan capaian tinggi. Dari 82 paket pekerjaan yang mencakup perbaikan, rehabilitasi, dan preservasi, rata-rata penyelesaian sudah berada di angka 96 persen, bahkan sebagian pekerjaan rehabilitasi telah mencapai 100 persen.
Beberapa proyek masih berjalan, termasuk penanganan alinyemen vertikal dan horizontal di Kabupaten Grobogan untuk memperbaiki kelandaian jalan.
“Kondisi jalan secara umum di Jateng mantap. Target kami 94 persen kondisi baik dan sedang, dan itu terpenuhi,” kata Hanung.
Sepanjang 2025, Pemprov Jateng melakukan berbagai pembangunan dan pemeliharaan. Antara lain pemeliharaan rutin jalan provinsi 2.307,26 km, rehabilitasi jalan 68,73 km, preservasi/peningkatan jalan 64,13 km, pemeliharaan rutin jembatan 26.211,27 meter, rehabilitasi jembatan 56,30 meter dan embangunan sistem desalinasi di Brebes, Demak, dan Pati.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, pembangunan infrastruktur sepanjang 2025 sudah mencapai 99 persen. Hanya satu pekerjaan yang masih berjalan, yaitu proyek pelebaran jalan di Kabupaten Grobogan.
“Alhamdulillah semua sudah dikerjakan untuk tahun 2025 sesuai program prioritas kami, sebagaimana amanah Bapak Gubernur Ahmad Luthfi, yaitu pembangunan infrastruktur dan pertanian untuk ketahanan pangan,” ujar Gus Yasin.


