Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tekankan Kesetaraan, Gubernur Jateng Pastikan Hak Penyandang Disabilitas Terpenuhi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Tekankan Kesetaraan, Gubernur Jateng Pastikan Hak Penyandang Disabilitas Terpenuhi

By Athok Mahfud
Senin, 21 Apr 2025
Share
2 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (21/4/2025). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kesetaraan dalam akses pelayanan publik. Pihaknya memastikan bahwa hak setiap penyandang disabilitas dapat terpenuhi dan terlayani dengan baik.

Hal ini dikatakannya saat menjawab keluhan dan saran dari perwakilan penyandang disabilitas saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (21/4/2025).

“Tidak usah khawatir. Rumah sakit kita, sudah diprogramkan untuk ramah (terhadap disabilitas),” kata Ahmad Luthfi.

Dia menambahkan, prioritas tersebut juga berkaitan dengan pelayanan dasar bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, tidak perlu ada kartu disabilitas karena memang sudah seharusnya pelayanan bagi disabilitas itu didahulukan.

“Tidak usah pakai kartu-kartu, begitu dia disabilitas langsung dapat prioritas, tidak usah antre-antre lagi. Lapor saya kalau antre. Bapaknya disabilitas di Jawa Tengah itu saya,” tegasnya.

Begitu halnya dengan bidang olahraga. Luthfi mengatakan, perhatian atlet paralympic Jawa Tengah itu nomor satu. Perhatian untuk atlet disabilitas juga tidak kalah dengan atlet umum, terutama bagi mereka yang berprestasi.

Sebelumnya, seorang perwakilan disabilitas di Pati, Ratno menyampaikan beberapa saran terkait perhatian kepada penyandang disabilitas. Pertama, dia menyinggung kartu disabilitas yang dapat memudahkan saat berada di tempat pelayanan umum seperti rumah sakit dan puskesmas.

Kedua, ia mengusulkan agar Komisi Disabilitas Daerah tingkat Provinsi Jawa Tengah segera dibentuk. Komisi itu sebagai wadah menampung usulan dan saran dari penyandang disabilitas untuk pembangunan di Jawa Tengah.

Ketiga, terkait dengan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Pati yang masih kekurangan sarana dan prasarana. Hal itu menjadi salah satu kendala untuk mengembangkan potensi atlet disabilitas di wilayah tersebut.

“Terkait olahraga, mohon penyandang disabilitas diberikan perhatian lebih. Sarpras dan peralatan kurang. NPCI di Pati masih sangat kurang, padahal punya atlet-atlet potensial tetapi terkendala akomodasi,” ujarnya kepada Ahmad Luthfi.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menambahkan, beberapa usulan dari penyandang disabilitas sudah sesuai dengan prioritas pemerintah provinsi. Termasuk upaya membentuk komisi disabilitas daerah.

TAGGED:Gubernur Jateng Ahmad LuthfiMusrenbangwil Jawa Tengahpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Collaborative Government untuk Majukan Jawa Tengah Kamis, 11 Des 2025
  • Targetkan Kurangi Backlog 1,3 Juta Rumah dalam Lima Tahun, Pemprov Jateng Maksimalkan Simperum dan KKN Tematik Kamis, 11 Des 2025
  • Gus Yasin Ajak Guru di Jateng Lebih Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi Kamis, 11 Des 2025
  • Mediasi Sengketa Arsip Ijazah Jokowi Gagal, Pemohon Siap Tempuh Ajudikasi di KIP Jateng Rabu, 10 Des 2025
  • Harga Cabai Naik 2 Kali Lipat, TPID Jateng Intensifkan Operasi Pasar di 2 Kota Ini Rabu, 10 Des 2025
  • Udinus Semarang Borong 7 Penghargaan Abdidaya Ormawa 2025 Rabu, 10 Des 2025
  • 2.354 PPPK Paruh Waktu Dilantik, Semarang Komitmen Perbaiki Layanan Publik Rabu, 10 Des 2025

Berita Lainnya

Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Collaborative Government untuk Majukan Jawa Tengah

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Targetkan Kurangi Backlog 1,3 Juta Rumah dalam Lima Tahun, Pemprov Jateng Maksimalkan Simperum dan KKN Tematik

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Gus Yasin Ajak Guru di Jateng Lebih Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Mediasi Sengketa Arsip Ijazah Jokowi Gagal, Pemohon Siap Tempuh Ajudikasi di KIP Jateng

Rabu, 10 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?