INDORAYA – Sejumlah hotel di Kota Semarang, Jawa Tengah, memilih meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini sejalan dengan larangan yang dikeluarkan pemerintah dan kepolisian sebagai bentuk empati atas musibah yang menimpa masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera dan wilayah sekitarnya.
Meski tanpa dentuman kembang api, hotel-hotel tersebut tetap menghadirkan perayaan Malam Tahun Baru dengan konsep elegan, aman, dan berkelas.
Hotel Ciputra Semarang
Hotel Ciputra Semarang yang berlokasi di kawasan Simpang Lima turut mendukung kebijakan Pemerintah Kota Semarang dengan tidak menggelar pesta kembang api. Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban, keamanan, serta nilai kemanusiaan.
General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, menyampaikan bahwa pihaknya menindaklanjuti larangan tersebut dengan meniadakan pesta kembang api pada perayaan Tahun Baru 2026.
“Hotel kami tidak mengadakan pesta kembang api pada perayaan Tahun Baru kali ini. Sebagai gantinya, kami tetap menyelenggarakan rangkaian acara malam pergantian tahun yang dikemas secara eksklusif melalui konsep Midnight in New York,” ujar Erny kepada Indoraya.News, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, konsep Midnight in New York menghadirkan makan malam spesial, hiburan live performance, serta suasana countdown yang elegan dan berkelas.
“Dengan konsep ini, kami ingin para tamu tetap mendapatkan pengalaman Tahun Baru yang berkesan, meskipun tanpa pesta kembang api,” jelasnya.
Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang
Aston Inn Pandanaran Semarang juga membatalkan pesta kembang api sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Semarang dan kepolisian.
Marketing Communication Aston Inn Pandanaran Semarang, Ecclesias Almatea mengatakan, keputusan tersebut merupakan wujud kepedulian industri perhotelan terhadap situasi yang sedang terjadi.
“Kami mendukung kebijakan Pemerintah Kota Semarang terkait pelarangan pesta kembang api sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap situasi yang sedang terjadi, khususnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Provinsi Aceh, Sumatera, dan sekitarnya,” ujar Ecclesias Almatea saat dikonfirmasi Indoraya.News, Selasa (30/12/2025) malam.
Meski tanpa kembang api, Aston Inn Pandanaran tetap menghadirkan perayaan indoor party bertema Wizard, lengkap dengan panorama gemerlap Kota Semarang dari ketinggian. Berbagai atraksi disiapkan, mulai dari tarot reading, kompetisi kostum, pertunjukan sulap, live music, modern dance, hingga pembagian doorprize.
HARRIS Sentraland Semarang
Kebijakan serupa juga diterapkan HARRIS Sentraland Semarang. Assistant Marketing & Brand Manager HARRIS Sentraland Semarang, Krisdiar Porandito, menyatakan pihaknya meniadakan kembang api sebagai bentuk empati dan kepatuhan terhadap imbauan pemerintah.
“Kami meniadakan sesi kembang api pada perayaan Tahun Baru kali ini sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara kita yang terdampak musibah di Sumatera, sekaligus mematuhi imbauan dari pemerintah,” ujarnya kepada wartawan.
Sebagai gantinya, HARRIS Sentraland Semarang menghadirkan perayaan bertajuk “IGNITE A NEW CHAPTER 2026!”, dengan beragam hiburan seperti live band, DJ performance, modern dance, photo booth, gameland arena, fun games, serta doorprize menarik.
Mengusung konsep video games, suasana malam Tahun Baru dikemas bernuansa nostalgia melalui permainan ding dong legendaris.
Hotel ini juga menawarkan paket New Year’s Eve All You Can Eat Buffet dengan harga spesial, serta paket menginap Tahun Baru yang sudah termasuk makan malam dan sarapan.
“Di akhir tahun ini, kami ingin mengajak para tamu menyalakan semangat baru dan menikmati liburan akhir tahun melalui berbagai paket menarik yang kami tawarkan,” ungkapnya.
“Dengan lokasi strategis serta pelayanan terbaik, HARRIS Sentraland Semarang menjadi destinasi pilihan untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga,” pungkas Pora.
Selain rangkaian acara hiburan, sejumlah hotel di Semarang juga menggelar doa bersama bagi para korban bencana di Aceh dan Sumatera. Tanpa pesta kembang api, Kota Semarang tetap menghadirkan perayaan Tahun Baru yang aman, hangat dan sarat makna kemanusiaan.


