Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tangani Kasus Stunting di Semarang, Hendi Luncurkan Program Dapur Sehat
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Tangani Kasus Stunting di Semarang, Hendi Luncurkan Program Dapur Sehat

By Athok Mahfud
Kamis, 09 Jun 2022
Share
3 Min Read
Walikota Semarang Hendrar Prihadi, secara langsung membuka peluncuran program DAHSAT (Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung KB Kenanga, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Selasa (07/06/22) (dok. Athok Mahfud)
SHARE
INDORAYA – Berbagai upaya tak pernah lelah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk menangani kasus stunting. Komitmen dan keseriusan tersebut diwujudkan melalui program dapur sehat untuk menekan angka stunting di ibu kota provinsi Jawa Tengah tersebut.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi, secara langsung membuka peluncuran program DAHSAT (Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung KB Kenanga, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Selasa (07/06/22).

Program tersebut dipastikan dapat menurunkan angka stunting di Kota Semarang melalui pemberian makanan bergizi kepada anak dari hasil masakan warga sendiri.

“Melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang saya minta untuk fokus pada kegiatan penurunan stunting dengan melihat data yang tercatat tahun lalu sebesar 1.367 yang tersebar di 135 kelurahan. Kemudian DKK bisa untuk membantu seperti memberi makanan bergizi, diberi susu dan kebutuhan lainnya dari APBD,” ujar Hendi, sapaan akrabnya.

Pelaksanaan program DASHAT dengan konsep Bergerak Bersama di Kota Semarang ini dimulai dengan mengoptimalkan 34 Kelurahan yang sudah terbentuk kampung KB serta kedepannya program ini bisa terlaksana di setiap Kelurahan.

Hendi menambahkan, hasil yang dicapai melalui program tersebut nyata terlihat. Dinas Kesehatan Kota Semarang melihat kurva di titik-titik stunting semakin baik. Ada 1.800 kasus stunting di Kota Semarang tetapi sebanyak 1.367 sebelumnya yang telah ditangani semakin membaik.

“Maka PR yang dimiliki oleh Pemkot Semarang semakin besar dan panjang. Ini menjadi PR bersama, ayo bareng-bareng benahi karena ini bukan hanya putra putri Bapak Ibu namun juga aset negara,” tambah Hendi.

Ia menyebutkan bahwa salah satu faktor terjadinya stunting yaitu kurangnya ilmu serta pemahaman keluarga akan standar gizi sehat dan seimbang bagi anak. Sedangkan faktor ekonomi bukanlah pengaruh utama munculnya stunting pada anak.

Terkait hal itu, ia tidak menga-ada, pasalnya sudah membuktikan secara langsung dalam kunjungan di lapangan, di mana banyak warga yang ditemui mampu secara finansial, namun anaknya terindikasi stunting.

Dengan adanya program DAHSAT ini, dirinya optimis dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui optimalisasi sumber daya pangan lokal dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting di tingkat kelurahan.

“Saya berharap melalui kegiatan DASHAT ini benar-benar bisa atasi stunting dan selesaikan persoalan-persoalan stunting. Jika anak-anak berkembang dengan baik, pinter dan sehat semuanya Indonesia maju, Jateng Gayeng dan Semarang Semakin Hebat,” tegasnya.

TAGGED:hendrar prihadiIndorayaStuntingwalikota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Evakuasi Pesawat ATR 42-500 Dilanjutkan, Basarnas Siapkan Jalur Udara dan Darat di Gunung Bulusaraung Senin, 19 Jan 2026
  • Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga Minggu, 18 Jan 2026
  • Di Tengah Banjir Pekalongan, Petugas KAI Berpacu Pulihkan Jalur Rel Minggu, 18 Jan 2026
  • Ribuan Santri Sunan Giri Ikuti Karnaval Budaya, Rawat Keberagaman di Kota Salatiga Minggu, 18 Jan 2026
  • Gerak Cepat Pemprov Jateng Kirim Bantuan Ratusan Juta Rupiah Logistik ke 4 Daerah Banjir Minggu, 18 Jan 2026
  • Maerakaca Dolan Fest Kenalkan Beragam Permainan Tradisional ke Generasi Muda Minggu, 18 Jan 2026
  • Perluas Wawasan Global, International Lecture Series Unwahas Semarang Hadirkan Konsulat Kehormatan India Minggu, 18 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga

Minggu, 18 Jan 2026
Semarang

Kafe Bale Muktis, Tempat Nongkrong Berbasis Budaya Kopi dan Tembakau di Semarang

Jumat, 16 Jan 2026
Semarang

Tak Sekadar Angkut Sampah, Pemkot Semarang Tata Ulang Sistem TPS Muktiharjo Kidul

Kamis, 15 Jan 2026
Semarang

IPM Kota Semarang Tahun 2025 Capai 85,80, Lampau Jateng dan Nasional

Kamis, 15 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?