INDORAYA – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang kembali mengalami insiden, baik kebakaran maupun kecelakaan. Kali ini, armada yang sering dijuluki “Cumi-cumi Darat” tersebut terlibat kecelakaan di Jalan Abdurrahman Saleh, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 16.42 WIB.
Insiden itu diduga terjadi karena bus tidak mampu menanjak sehingga menyenggol sepeda motor sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon.
Kabar kecelakaan tersebut dibagikan oleh akun Instagram @informasi.semarang. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa bus diduga kehilangan tenaga saat menaiki tanjakan sekitar pukul 16.42 WIB.
“Terjadi kecelakaan lalu lintas, sebuah bus BRT menabrak pohon dikarenakan tidak kuat menanjak. Lokasi Jalan Abdurahman Saleh. Menurut informasi terdapat satu korban dalam peristiwa ini dan mengalami luka ringan,” tulis narasi akun tersebut, dikutip Indoraya.News, Kamis (27/11/2025).
Seorang relawan bernama Yadi menjelaskan bahwa kejadian berlangsung di dekat SMPN 19, ketika bus BRT Trans Semarang gagal menanjak, kemudian mundur, dan menabrak sebuah pohon.
“Bus itu nggak kuat nanjak, terus mundur dan menabrak satu sepeda motor motor dan pohon. Pengendara motor bapak dan anak selamat, hanya syok,” ujar Yadi saat dihubungi wartawan.
Saat ditanya mengenai jumlah penumpang di dalam bus, Yadi mengaku ia dan tim relawan lain belum sempat melakukan pendataan.
Menurut perkiraan para relawan, penumpang kemungkinan cukup banyak karena insiden terjadi pada jam pulang sekolah dan pulang kerja.
Yadi juga menjelaskan bahwa ia bersama rekan-rekannya tidak sempat melakukan pendataan penumpang karena fokus menangani evakuasi dan mengurai kemacetan yang cukup parah.
“Kami nggak fokus mendata jumlah penumpang, tapi ada tiga orang yang dibawa ke rumah sakit. Satu sopir BRT dan dua penumpang dewasa,” ungkap Yadi.
Proses evakuasi bus yang menabrak pohon itu selesai sekitar pukul 18.30 WIB, dengan bantuan aparat kepolisian yang turut mengatur arus lalu lintas selama penanganan.
“Tapi soal dugaan bus itu nggak kuat nanjak saya belum tanya-tanya. Ya tahu sendiri bagaimana kondisi bus Trans Semarang selama ini,” tukasnya.


