Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tak Hanya Pendamping, 99 Penyuluh Pertanian Swadaya Sukoharjo Didorong Jadi Agen Bisnis
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Ekonomi

Tak Hanya Pendamping, 99 Penyuluh Pertanian Swadaya Sukoharjo Didorong Jadi Agen Bisnis

By Redaksi Indoraya
Kamis, 15 Jan 2026
Share
2 Min Read
Pengkuhan 99 PPS “Tuladha Tani” di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mojolaban, Selasa (13/1/2026). (Foto: pemkab sukoharjo)
SHARE

INDORAYA – Peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di Kabupaten Sukoharjo kini diarahkan melampaui fungsi pendampingan teknis. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mendorong para PPS untuk turut mengambil peran sebagai agen bisnis guna memperkuat posisi petani dalam rantai usaha pertanian.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat mengukuhkan 99 PPS “Tuladha Tani” di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mojolaban, Selasa (13/1/2026). Penguatan peran PPS dinilai penting, seiring keterbatasan jumlah penyuluh pertanian berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pertanian adalah jantung kehidupan manusia. Namun saat ini kita menghadapi tantangan keterbatasan Penyuluh ASN. Maka, kehadiran PPS sebagai mitra kerja sangatlah strategis,” ujar Etik, dalam Berbagainya.

Bupati menegaskan, PPS yang dikukuhkan merupakan pelaku utama pertanian yang telah terbukti berhasil. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menjalankan peran ganda, tidak hanya menyebarkan inovasi dan teknologi pertanian, tetapi juga terlibat aktif dalam aspek ekonomi dan bisnis pertanian.

Etik menilai, keterlibatan PPS sebagai agen bisnis dapat menjadi solusi untuk memperpendek rantai distribusi yang selama ini kerap merugikan petani. Dengan jaringan dan pengalaman yang dimiliki, PPS dinilai mampu menjadi penghubung langsung antara petani dan pelaku usaha.

“Sebagai Agen Bisnis, PPS diharapkan dapat membantu menghubungkan petani dengan pelaku usaha atau offtaker. Tujuannya, agar petani mendapatkan harga terbaik dari hasil panennya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menjelaskan bahwa pengukuhan PPS tersebut juga menjadi langkah strategis menghadapi perubahan status penyuluh pertanian ke depan. Sebanyak 79 Penyuluh ASN akan beralih menjadi pegawai pusat mulai 1 Januari 2026.

“Sebanyak 99 PPS Tuladha Tani ini adalah petani inovator, yang memiliki keahlian spesifik. Keberadaan mereka menjadi aset vital untuk mendampingi petani di lapangan,” beber Bagas.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo turut memberikan apresiasi kepada Heri Sunarto, petani asal Sukoharjo, yang berhasil meraih predikat Petani Teladan Indonesia. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi para penyuluh pertanian swadaya lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kemandirian petani.

TAGGED:Berita Jateng TerbaruBerita Jateng TerkiniPenyuluh Pertanian Swadaya SukoharjoPeran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS)sukoharjo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Ekonomi

Jateng Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Motor Pembangunan 2027, Pariwisata Halal Ikut Digenjot

Jumat, 06 Feb 2026
Uncategorized

Korban Tanah Gerak Tegal Dipastikan Dapat Rumah Baru dan Sertifikat

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Ahmad Luthfi Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Korban Tanah Bergerak di Desa Padasari Tegal

Jumat, 06 Feb 2026
Politik

Lapor Masbup Purbalingga Terima 5 Ribu Aduan Sepanjang 2025, Mayoritas Soal Jalan dan Bansos

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?