Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tahun Baru 2026: Kota Semarang Gelar Doa Bersama dan Aksi Kemanusiaan untuk Aceh & Sumatera
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Tahun Baru 2026: Kota Semarang Gelar Doa Bersama dan Aksi Kemanusiaan untuk Aceh & Sumatera

By Dickri Tifani
Kamis, 01 Jan 2026
Share
3 Min Read
Doa bersama lintas agama di Lapangan Pancasila Simpang Semarang, Rabu (31/12/2025). (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Tanpa dentuman kembang api dan hingar-bingar pesta pergantian tahun, Pemerintah Kota Semarang memilih menutup 2025 dengan cara yang sarat makna. Di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Rabu (31/12/2025) malam, ribuan warga lintas iman berkumpul dalam Doa Bersama Lintas Agama sebagai ungkapan empati dan solidaritas bagi para korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh.

Ruang publik ikonik itu berubah menjadi panggung kebersamaan. Doa-doa dipanjatkan lintas keyakinan, sementara kepedulian diwujudkan melalui aksi penggalangan dana kemanusiaan.
Tokoh-tokoh agama hadir berdampingan bersama warga, menegaskan bahwa kemanusiaan melampaui sekat perbedaan.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin yang hadir mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun sebagai momentum saling menguatkan dan berbagi empati.

Dalam sambutannya, Iswar menegaskan bahwa kebersamaan dalam doa di penghujung tahun mencerminkan kokohnya toleransi dan persaudaraan di Kota Semarang. Perbedaan latar belakang keyakinan, menurutnya, justru menjadi kekuatan untuk bersatu menghadapi duka kemanusiaan.

“Malam ini Simpang Lima terasa begitu hangat karena kita berkumpul dalam satu doa meski berasal dari latar belakang keyakinan yang berbeda-beda,” ujar Iswar.

Ia menyampaikan bahwa doa bersama lintas iman ini bukan sekadar seremoni pergantian tahun, melainkan ruang perenungan kolektif atas perjalanan Kota Semarang sepanjang 2025 yang dibangun melalui sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Di saat yang sama, penggalangan donasi menjadi penanda bahwa kepedulian sosial warga masih terjaga.

Iswar menekankan pentingnya merawat nilai gotong royong agar duka yang menimpa saudara-saudara di daerah terdampak bencana dapat dipikul bersama. Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, berkomitmen memperkuat jaring pengaman sosial dan bantuan kemanusiaan agar tak ada yang merasa sendirian di masa sulit.

Ia juga mengajak masyarakat menyongsong 2026 dengan semangat persatuan dan optimisme.

“Mari melangkah ke tahun depan Tahun 2026 dengan optimisme baru untuk membangun Semarang yang semakin hebat dan semakin inklusif bagi semua. Semoga semangat kerukunan di antara kita,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan umat Hindu di Semarang, I Dewa Made Artayasa menilai, doa bersama lintas agama menjadi simbol nyata persatuan dan kepedulian kemanusiaan warga Kota Semarang.

“Doa bersama ini mengingatkan kita untuk tetap rendah hati, peduli, dan bersatu. Kita doakan saudara kita yang tertimpa musibah dan kita mohon Semarang tetap jadi kota yang aman dan damai,” ungkapnya.

Selain doa dan donasi, kegiatan juga diisi hiburan rakyat serta pasar malam UMKM sebagai upaya menggerakkan ekonomi lokal.

Pemerintah Kota Semarang berharap semangat toleransi, empati dan kebersamaan yang terbangun di Simpang Lima dapat terus terjaga dan mengiringi langkah kota memasuki tahun 2026.

TAGGED:Aksi SolidaritasDoa bersama tahun baruTahun Baru Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Selasa, 10 Feb 2026
Semarang

Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7

Senin, 09 Feb 2026
Semarang

ICA Jateng Guncang CFD Semarang, Cheerleading Bangkit Usai Vakum 13 Tahun

Senin, 09 Feb 2026
Semarang

Maria Goreti: Pemilu Tak Cukup Diawasi di TPS, Ruang Siber Juga Harus Dijaga

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?