Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Tahun 2025, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Capaian Paling Menonjol di Bawah Kepemimpinan Ahmad Luthfi di Jateng
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Politik

Tahun 2025, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Capaian Paling Menonjol di Bawah Kepemimpinan Ahmad Luthfi di Jateng

By Redaksi Indoraya
Sabtu, 27 Des 2025
Share
4 Min Read
Kegiatan Outlook 2026: Refleksi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah yang digelar di Chanadia Cipta Rasa Erlangga, Kota Semarang, Sabtu (27/12/2025). (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi capaian paling menonjol dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen sepanjang 2025. Kedua layanan dasar tersebut dinilai memberikan dampak langsung dan luas bagi masyarakat Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jawa Tengah dalam pemaparan capaian pembangunan daerah selama 2025. Ketua TPPD Jateng, Zulkifli, menyebut fokus pembangunan pada layanan dasar menunjukkan hasil yang signifikan.

Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Outlook 2026: Refleksi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah yang digelar di Chanadia Cipta Rasa Erlangga, Kota Semarang, Sabtu (27/12/2025).

Zulkifli menjelaskan, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Gubernur Ahmad Luthfi, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi kelompok rentan, seperti anak dari keluarga miskin dan anak putus sekolah.

Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan beasiswa kepada 1.100 anak putus sekolah dengan total anggaran Rp22 miliar. Selain itu, sebanyak 15.000 siswa dari keluarga miskin juga menerima beasiswa senilai Rp15 miliar.

Upaya memperluas akses pendidikan tersebut diperkuat melalui program sekolah kemitraan dengan sekolah swasta yang menjangkau 5.004 siswa miskin. Dalam program ini, masing-masing siswa memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta.

Tidak hanya pendidikan di dalam negeri, Pemprov Jateng juga membuka peluang pendidikan global melalui pemberian beasiswa ke Korea Selatan bagi 100 lulusan SMA dari keluarga miskin.

“Terkait dengan pendidikan ada beasiswa kepada masyarakat miskin. Kemudian beasiswa kemitraan, masyarakat yang berpenghasilan rendah itu bisa sekolah di swasta dan itu diberikan beasiswa oleh pemprov, kemudian ada beasiswa luar negeri,” ungkap Zulkifli.

Perhatian terhadap sektor pendidikan juga diwujudkan melalui penguatan infrastruktur. Pada 2025, Pemprov Jateng membangun 10 unit sekolah baru dengan total anggaran Rp40,051 miliar serta melakukan renovasi ratusan sekolah yang mengalami kerusakan.

“Selanjutnya itu ada renovasi sekolah, karena salah satu adalah (perbaikan) infrastrukturnya. Tadi secara IT adalah, bagaimana alat-alat peraga di SMK itu juga diperbaharui,” imbuhnya.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi pilar penting pembangunan daerah. Salah satu inovasi unggulan Pemprov Jateng adalah layanan dokter spesialis keliling atau Speling, yang bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan hingga ke tingkat desa.

Hingga akhir 2025, layanan Speling telah dimanfaatkan oleh 81.114 masyarakat di 748 desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Program ini sekaligus memperkuat pelaksanaan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Zulkifli menyebut capaian CKG di Jawa Tengah bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional, dengan jumlah penerima layanan mencapai 12.412.135 jiwa.

“Jateng menjadi pemerintah daerah provinsi dengan Cek Kesehatan Gratis terbanyak secara nasional sebanyak 12.412.135 jiwa,” jelasnya.

Dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan juga diwujudkan melalui pembangunan rumah sakit mata baru, RSMD Soepardjo Roestam, di Kota Semarang, guna memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat.

Menurut Zulkifli, sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi, penguatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi utama pembangunan Jawa Tengah. Kedua sektor tersebut tidak hanya menjadi prioritas pada 2025, tetapi juga akan terus diperkuat sebagai agenda utama pembangunan daerah pada 2026.

TAGGED:Berita Jateng TerbaruBerita Jateng Terkinikesehatan jatengPencapaian gubernur jateng ahmad luthfipendidikan jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026
  • PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Politik

PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Banjir Hambat Arus Pantura Kudus–Pati, Jalur Padat Kendaraan Sempat Tersendat

Senin, 12 Jan 2026
Politik

Bangkit Mahanantiyo Tanggapi Kericuhan PSI Semarang: Ini Proses Pendewasaan Politik

Minggu, 11 Jan 2026
Politik

Sertijab Pengurus PSI Semarang Ricuh, 13 DPC Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Minggu, 11 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?