Ad imageAd image

Survei LKPI di Pilgub Jateng, Elektabilitas Sudaryono Dekati Hendrar Prihadi

Panji Bumiputera
By Panji Bumiputera 1.9k Views
2 Min Read
Tingkat elektabilitas Hendrar Prihadi mantan Wali Kota Semarang mencapai 21,2 persen diikuti Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono 19,1 persen.
SEMARANG – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil riset terbarunya terkait Pilkada 2024 khususnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Jawa Tengah. Temuan survei LKPI salah satunya memotret preferensi warga Jawa Tengah terhadap tokoh-tokoh yang berpotensi maju di Pilgub Jawa Tengah.
Tobu Lubis, Direktur Eksekutif LKPI mengungkapkan, meski hitungan sekitar 7 bulan lagi, beberapa tokoh digadang-gadang maju bersaing di Pilgub Jateng periode 2024-2029. Menurut dia, dari hasil survei top of mind, sejumlah tokoh yang jadi bakal cagub Jateng 2024 versi LKPI adalah Hendrar Prihadi, Sudaryono, Taj Yasin Maimoen, Dico M. Ganinduto, Muhammad Yusuf Chudlori, Irjen pol Ahmad luthfi.
Direktur Eksekutif LKPI Tobu Lubis, mengatakan survei ini dilakukan di 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah pada 12 -22 April 2024. Menggunakan sampel warga Jawa Tengah yang sudah berusia diatas 17 tahun sebanyak 1.820 responden, dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 28.289.413 orang.
Tingkat elektabilitas Hendrar Prihadi mantan Wali Kota Semarang mencapai 21,2 persen diikuti Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono 19,1 persen.
Kemudian mantan wagub Jateng Taj Yasin Maimoen 16,6 persen, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi 11,7 persen. Selanjutnya ada Bupati Kendal Dico M. Ganinduto 11,1 persen, politisi PKB Muhammad Yusuf Chudlori 9,2 persen. Sementara itu yang tidak memilih mencapai 11,1 persen.
Dari 1.820 responden sebanyak 49,3 persen yang mengetahui akan adanya pilkada Jawa Tengah pada bulan November 2024. elebihnya, sebanyak 50,7 persen tidak tahu atau tidak mengerti akan adanya pilkada Jateng.
BACA JUGA:   KPU Berencana Gunakan Sirekap di Pilkada 2024
Share this Article
Leave a comment