Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Sudah Serap 2.238 Siswa Miskin, Pendaftaran SPMB Jateng Tahap II Segera Ditutup
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Sudah Serap 2.238 Siswa Miskin, Pendaftaran SPMB Jateng Tahap II Segera Ditutup

By Athok Mahfud
Selasa, 08 Jul 2025
Share
3 Min Read
SHARE

INDORAYA – Hari Rabu 9 Juli 2025 menjadi kesempatan terakhir masyarakat yang ingin mendaftarkan di SPMB Tahap II. Pendaftaran sekolah swasta gratis yang dicetuskan Gubernur Ahmad Luthfi ini akan dibuka hingga pukul 17.00 WIB.

SPMB Tahap II ini lanjutan dari SPMB pertama. Pemprov Jateng masih memberikan kesempatan bagi siswa miskin yang belum mendapatkan sekolah untuk segera mendaftar.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Kustrisaptono menjelaskan dari 139 sekolah yang menjalin kemitraan dengan Pemprov Jateng di program SPMB ini, kuota di 14 sekolah sudah penuh. Masing-masing 36 siswa.

Namun, kata dia, calon siswa bisa mendaftar di sekolah-sekolah lainya dengan jumlah kuota sisa bervariasi. Menurutnya, pada SPMB tahap pertama lalu, ada 1.913 siswa dengan kategori afirmasi atau dari keluarga kurang mampu.

“Hingga Selasa (8/7) pukul 11.50, kuota masih 3.089 kursi. Dalam dua hari di SPMB Tahap II ini sudah ada 325 siswa yang mendaftar,” ungkap Kustrisaptono.

Artinya sampai hari kemarin sudah ada 2.238 siswa yang terdaftar di SPMB Tahap II. Meski yang terserap masih kurang dari setengah, namun itu bukan menjadi patokan berhasil atau tidaknya program ini.

Kenyataannya, sudah ada 70 ribu siswa afirmasi yang masuk di SPMB sekolah negeri tahun 2025. Sisanya, masih ada sekitar 7 ribu siswa afirmasi yang terdaftar di database. Saat ini sebagian terserap di SPMB kemitraan Tahap II dan sebagian lainya sekolah di sekolah swasta lain.

“SPMB Tahap II ini dibuka, Ayo segera mendaftar bagi siswa yang belum mendaftar di sekolah swasta lain (tak masuk kemitraan pemprov). Kalau sudah mendaftar di sekolah swasta lain, jangan ditarik ke (sekolah) swasta kemitraan,” bebernya.

Sementara itu kepala Sekolah SMK Ibu Kartini Kota Semarang, Muhdlor mengatakan sekolah yang ia pimpin menjadi mitra pemerintah di program SPMB tahun ini. memiliki kuota 36 kursi, ada 11 orang siswa yang mendaftar di SPMB tahap pertama.
Namun dari jumlah itu, 7 yang melakukan daftar ulang. Sebagian siswa mundur karena lokasi rumah dan sekolah yang dirasa terlampau jauh.

Pihak sekolah merasa diuntungkan dengan adanya program ini. Pertama, menjadi mitra pemerintah menjadikan sekolah semakin dikenal masyarakat.

Kedua, adanya alokasi anggaran bagi siswa afirmasi menjadikan sekolah lebih bisa berbuat banyak untuk mencerdaskan generasi muda.

“Kita jemput bola. Siswa yang berasal dari wilayah (Kecamatan) Gajahmungkur Kota Semarang kita lacak dan hubungi. Kalau sudah daftar di sekolah lain ya silakan, tapi kalau belum maka kita ajak mendaftar di sini,” terangnya.

Di SPMB Tahap II ini, SMK Ibu Kartini per Selasa kemarin sudah mendapatkan 3 siswa tambahan. Mereka akan bergabung dengan 7 siswa sebelumnya dan akan mendapatkan pendidikan secara gratis.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pertamina & UNDIP Mulai Tanam 48 Ribu Pohon untuk Pulihkan Hulu DAS Babon Kamis, 11 Des 2025
  • Gubernur Jateng Serahkan 13.111 SK PPPK Paruh Waktu, Komitmen Hapus Honorer di 2026 Kamis, 11 Des 2025
  • Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Collaborative Government untuk Majukan Jawa Tengah Kamis, 11 Des 2025
  • Targetkan Kurangi Backlog 1,3 Juta Rumah dalam Lima Tahun, Pemprov Jateng Maksimalkan Simperum dan KKN Tematik Kamis, 11 Des 2025
  • Gus Yasin Ajak Guru di Jateng Lebih Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi Kamis, 11 Des 2025
  • Mediasi Sengketa Arsip Ijazah Jokowi Gagal, Pemohon Siap Tempuh Ajudikasi di KIP Jateng Rabu, 10 Des 2025
  • Harga Cabai Naik 2 Kali Lipat, TPID Jateng Intensifkan Operasi Pasar di 2 Kota Ini Rabu, 10 Des 2025

Berita Lainnya

Jateng

Gubernur Jateng Serahkan 13.111 SK PPPK Paruh Waktu, Komitmen Hapus Honorer di 2026

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Collaborative Government untuk Majukan Jawa Tengah

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Targetkan Kurangi Backlog 1,3 Juta Rumah dalam Lima Tahun, Pemprov Jateng Maksimalkan Simperum dan KKN Tematik

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Gus Yasin Ajak Guru di Jateng Lebih Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi

Kamis, 11 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?