Ad imageAd image

Stok Pangan Cukup, Bupati Rembang Minta Dindagkop UKM Tetap Memantau

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 187 Views
2 Min Read
Rapat koordinasi lintas sektoral Ekonomi Keuangan Industri dan Perdagangan (Ekuinda) dan pembentukan posko Lebaran, di Hotel Pollos Rembang, Rabu (30/3/2022). (Foto : Rembangkab.go.id)

INDORAYA – Bupati Rembang H.Abdul Hafidz meminta Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, terus memantau kondisi kecukupan bahan pokok pangan, walaupun saat ini kondisinya cukup. Jangan sampai momen puasa, dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.

Hal itu dikatakannya dalam rapat koordinasi lintas sektoral Ekonomi Keuangan Industri dan Perdagangan (Ekuinda) dan pembentukan posko Lebaran, di Hotel Pollos Rembang, Rabu (30/3/2022). Rakor tersebut sekaligus untuk memetakan berbagai permasalahan yang perlu diantisipasi.

“Tolong Dinperindagkop dipantau betul kecukupan bahan pokok. Jangan sampai ada kelangkaan, apalagi sampai menimbun secara berlebihan. Kapolri juga sudah menginstruksikan untuk sidak pasar di setiap daerah,” kata Hafidz, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyoroti tentang kondisi jalan yang rusak. Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Bupati menginstuksikan segera melakukan perbaikan ruas yang rusak.

“Satker yang menangani jalan supaya cepat bergerak. Jalan yang kena dampak jalan tol ditangani sementara dulu. Kalau yang nggak kena ya diperbaiki permanen sekalian. Persoalan jalan tolong diselesaikan sebelum Lebaran,” tegasnya.

Khusus persoalan jalan, Abdul Hafidz ingin para pemudik yang nantinya melintasi Kabupaten Rembang tidak merasa was-was karena adanya ruas jalan yang rusak. Apalagi pemerintah pusat sudah memberi lampu hijau kepada masyarakat yang ingin mudik saat lebaran nanti.

Menanggapi keinginan Bupati terkait penanganan jalan, Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Fahrudin mengatakan Kepala DPU Tata Ruang tidak perlu ragu untuk mengambil kebijakan dalam pemeliharaan jalan rusak.

“Kemudian jika ada jalan yang berlubang maka Dinas perhubungan agar bisa memberikan rambu- rambu yang menunjukkan kondisi jalan itu berbahaya. Ini sangat penting karena kalau tidak segera ditangani nanti beresiko bagi pengguna jalan,” tandasnya. (IR)

Share this Article