Ad imageAd image

Sri Mulyani Beberkan Isi Pembahasan dengan TIM Gugus Prabowo-Gibran

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 898 Views
2 Min Read
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan jajarannya melakukan pertemuan dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi dari Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, Jumat (31/5/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap isi pembahasan saat bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi pemerintahan Prabowo-Gibran di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (31/5/2024).

Sri mengatakan pertemuan itu membahas anggaran, termasuk RAPBN 2025. Ia menyebut pembahasan itu penting karena berkaitan dengan program-program Prabowo-Gibran yang nantinya akan dijalankan.

“Jadi di dalam proses penyusunan RAPBN 2025 tentu diperlukan suatu komunikasi koordinasi dan sinkronisasi agar di dalam APBN 2025 bisa menampung berbagai aspirasi program-program baru,” kata Sri dalam konferensi pers.

BACA JUGA:   Sri Mulyani Minta Bea Cukai Bebaskan Alat Belajar Siswa SLB

Ia mengatakan proses sinkronisasi harus tetap menjaga prinsip kehati-hatian, kredibilitas, dan confidence dari berbagai pemangku kepentingan.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025 telah mendapat pandangan dari seluruh fraksi di DPR RI.

Selanjutnya, pekan depan, Sri Mulyani bakal menyampaikan respons terhadap pandangan fraksi tersebut.

Semua keputusan akan dirangkum dalam nota keuangan RAPBN 2025 yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Agustus mendatang.

Menurutnya, sinkronisasi, komunikasi, koordinasi menjadi sangat krusial karena prosesnya begitu intens dan menyangkut pengelolaan APBN.

BACA JUGA:   Sri Mulyani Copot Rafael Orang Tua Penganiaya Putra GP Ansor

Ia menyampaikan terima kasih karena menjadi kementerian pertama yang dikunjungi Tim Gugus Tugas.

“Kami sangat berterima kasih menjadi institusi pertama yang dikunjungi Gugus Tugas Sinkronisasi. Sebab urgensi dari siklus anggaran jadi prioritas yang sangat penting,” kata Sri Mulyani.

Pada kesempatan yang sama, Muzani mengatakan Prabowo meminta tim itu untuk melakukan sinkronisasi dengan berbagai kementerian.

Kemenkeu menjadi institusi pertama yang dikunjungi. Ia mengatakan Prabowo ingin sinkronisasi bisa segera dijalankan agar proses transisi tak memakan waktu lama.

BACA JUGA:   Sri Mulyani Gelontorkan Rp7,52 Triliun untuk BLT El Nino

“Karena pemerintah yang akan datang ingin cepat melaksanakan program yang kami janjikan saat Pemilu,” kata Muzani.

Share this Article