Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: SPPG Reco Resmi Diluncurkan, Mulai Bagikan MBG Untuk Tekan Stunting di Kretek Wonosobo
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

SPPG Reco Resmi Diluncurkan, Mulai Bagikan MBG Untuk Tekan Stunting di Kretek Wonosobo

By Redaksi Indoraya
Senin, 26 Jan 2026
Share
3 Min Read
Seremoni Grand Opening SPPG Reco di Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo, Senin (26/1/2026).
SHARE

INDORAYA – Langkah konkret percepatan penanganan stunting di di Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo, kembali diperkuat dengan diluncurkannya SPPG Reco. Melalui Yayasan Rahayu Pelita Jaya, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut resmi mulai beroperasi pada Senin (26/1/2026).

Peluncuran SPPG Reco menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas pihak dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan, terutama bagi kelompok yang rentan terdampak stunting.

Dapur SPPG Reco di Kretek tercatat sebagai unit ke-14 yang aktif beroperasi di wilayah tersebut. Sejak hari pertama, pengelola langsung mengeksekusi proses produksi hingga distribusi makanan dengan memperhatikan ketepatan waktu dan alur kerja yang telah ditetapkan.

Perwakilan Yayasan Rahayu Pelita Jaya, Alamanda Paksiyana Pudyawati, menyampaikan bahwa penyaluran perdana berjalan tanpa kendala. Sebanyak 1.500 paket MBG berhasil didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

“Distribusi dimulai sejak pagi dan selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Untuk tahap awal, sasaran distribusi mencakup wilayah Mboto, Kalijajar, dan Kebontalo,” ungkapnya.

Terkait isu standar dapur umum yang sempat beredar di media sosial, Alamanda menegaskan bahwa SPPG Reco menerapkan SOP ketat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan higienitas selama proses pengolahan makanan.

“Kami sangat disiplin menjalankan SOP, terutama soal kebersihan. Hal ini menjadi perhatian utama agar pelayanan MBG benar-benar aman dan berkualitas,” tegasnya.

Tak hanya itu, seleksi bahan baku juga dilakukan secara serius. Selama sebulan terakhir, yayasan melakukan kurasi terhadap sejumlah pemasok. Bahkan, enam supplier beras diseleksi untuk memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar mutu terbaik.

Operasional dapur SPPG Reco mendapat respons positif dari Camat Kretek, Ardian Indra Saputra. Ia menilai kesiapan sarana, sistem kerja, hingga distribusi pada hari pertama sudah berjalan optimal.

“Secara umum dapurnya sudah siap. Meski ini hari pertama dan petugas masih beradaptasi, namun simulasi sampai distribusi perdana hari ini berjalan cepat dan aman,” ujarnya.

Ardian menambahkan, saat ini terdapat sekitar 14 dapur SPPG yang telah mengantongi izin dan beroperasi di Kecamatan Kretek, sementara beberapa lainnya masih dalam proses perizinan.

Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan strategi penting pemerintah dalam menekan angka stunting di Kretek yang saat ini masih berada di kisaran 1.500 kasus.

“Program ini diberikan setiap hari. Secara teori, intervensi gizi harian jauh lebih efektif dibandingkan program bulanan. Harapannya, angka stunting di Kecamatan Kretek bisa benar-benar ditekan hingga tuntas,” pungkasnya.

Dengan pengawasan bersama antara pemerintah, pengelola dapur, dan masyarakat, SPPG Reco diharapkan dapat berjalan konsisten serta memberikan dampak jangka panjang dalam mewujudkan generasi Wonosobo yang lebih sehat dan berkualitas.

TAGGED:Makan Bergizi Gratis (MBG)SPPG Reco Kretek WonosoboStasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Korban Keracunan MBG Jateng Capai 1.000 Orang di Awal 2026, Tak Ada Laporan ke Polisi

Kamis, 05 Feb 2026
Jateng

Singgung Nasib Guru Honorer, Komisi E DPRD Jateng Kritik Pengangkatan ASN Pegawai Dapur MBG

Selasa, 03 Feb 2026
Semarang

Pastikan Keamanan Makanan, Wakil Ketua DPRD Semarang Dorong Pengawasan Program MBG

Minggu, 01 Feb 2026
Semarang

Dapur SPPG Miroto Semarang Diluncurkan, Siap Penuhi Asupan Gizi Demi Generasi Emas

Minggu, 01 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?