Ad imageAd image

Skincare Derma 9 akan Merambah Bisnis Perawatan Kecantikan di Semarang

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 124 Views
3 Min Read
(Dari kanan ke kiri) dr Teddy Augus, bidang pengembangan bisnis, dr Ayuningtyas Utami konsultan produk dan dr Tria Dewi Ratnasari selaku HRD, saat sesi konferensi pers dengan awak media, Minggu (23/1/2022).

INDORAYA – Dalam waktu dekat ini, produk lokal perawatan kecantikan Skincare Derma 9 akan merambah bisnisnya di Kota Semarang. Mengusung konsep integratif skincare bisnis, mereka akan menyatukan dua bisnis sekaligus antara klinik perawatan dan reseller.

Bidang Pengembangan Bisnis Derma 9, dr Teddy Augus mengatakan, pihakya ingin memberikan produk skincare yang baru sekaligus dengan membuka klinik perawatan, sehingga customer bisa memperoleh pelayanan yang optimal. Karena menurutnya selama ini masih ada kekurangan dari sisi pelayanan tersebut.

“Produk skincare yang baru, yakni Derma 9 ini akan dilaunching dalam waktu dekat ini. Kota Semarang merupakan satu kota dari dua kota yang akan dihadirkan, selain di Kota Solo,” katanya kepada awak media saat acara Soft Launching Derma 9 di Hotel Grand Candi, Semarang, Minggu (23/1/2022).

BACA JUGA:   Pemerintah Diminta Tidak Abai Soal Optimalnya Penyediaan Data

Dia menambahkan, salah satu alasan pihaknya ingin membuka bisnis perawatan di Kota Semarang, karena peluang bisnis perawatan kecantikan ini di Ibu Kota Jawa Tengah pasarnya masih tinggi.

“Kita lihat saja, setiap bulan ada saja produk skincare baru yang muncul. Sedangkan untuk angka penjualan produk skincare khususnya di Ibu Kota Jawa Tengah ini cukup tinggi,” terangnya.

Saat ini pihaknya sudah memiliki sekitar 100 reseller produk yang terdaftar, dan sebanyak empat agen.

Konsultan pengembangan produk, dr Ayuningtyas Utami menambahkan, selama ini masih ada kesalahan edukasi penggunaan skincare di masyarakat, bahwa masalah perawatan seperti kulit hanya dapat diselesaikan dengan produk skincare saja, serta membuat ketergantungan.

BACA JUGA:   Komisi A DPRD Jateng Melakukan kunjungan lapangan, meningkatkan kepatuhan dalam melakukan Prokes

Padahal, kata dia, tidak selamanya hal tersebut benar, karena bisa juga diatasi dengan tindakan perawatan.

“Jenis kulit pada setiap orang berbeda-beda sehingga perlu dilakukan tindakan perawatan dokter yang berbeda pula. Sehingga penting untuk mengkombinasikan berupa pemberian edukasi dan sisi bisnis produknya,” imbuhnya.

Dikatakan dr Ayu, keunggulan di dalam produk Derma 9 ini, dibuat dari bahan aktif non obat, diformulasikan mendekati keefektifan dosis klinis. Di dalamnya juga terdapat unsur herbalnya.

“Seperti diantaranya Lotus, soil ekstrak, arnika, edelweis, di dalam produknya. Sehingga dalam satu bulan setelah perawatan akan diperoleh hasil yang terlihat mendekati formulasi klinis,” jelasnya.

Saat ini pihaknya telah memiliki kantor distributor baik di Semarang maupun Solo. Adapun produk Derma 9 ada sebanyak 15 produk perawatan kecantikan yang telah dipasarkan.

BACA JUGA:   Tidak Puas Kepemimpinan Menteri Pertanian, Puluhan Peternak Ayam Petelur Jateng Gelar Aksi Demo di Kendal

“Sebenarnya ada 16 jenis produk, tapi baru ada 15 produk di pasaran. Produknya di antaranya mulai paket untuk atasi kulit jerawat, klinset, tonner dan serum. Kalau yang lagi hit banyak dicari customer yakni produk Sunscreen spray dengan SPF 50, dan handbody, dan ada cream wajah,” katanya.

Pihaknya juga tetap mengedepankan protokol kesehatan saat melakukan treatment bagi pelanggannya. Yakni melakukan penyemprotan disinfektan setelah melakukan treatment.

“Kami juga selalu melakukan tes rutin untuk para terapis, baik tes antigen dan PCR tiap dua minggu sekali, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan,” pungkasnya. (IR)

TAGGED:
Share this Article