Ad imageAd image

Silaturahmi ke Habib Luthfi, Kapolda Jateng Bahas Persiapan Muktamar Sufi Internasional

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 950 Views
2 Min Read
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dan silaturahmi di kediaman Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau sering disapa Habib Luthfi bin Yahya, Senin (28/8/2023). (Foto: Polda Jateng)

INDORAYA – Acara Multaqo Sufi Al-Alamy atau Muktamar Sufi Internasional bakal digelar di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Rangkaian Muktamar Sufi Internasional dimulai pada tanggal 28 Agustus hingga 1 September 2023.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka acara ini pada Selasa besok (29/8/2023).

Sebelum acara tersebut resmi dibuka, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dan silaturahmi di kediaman Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau sering disapa Habib Luthfi bin Yahya, Senin (28/8/2023).

BACA JUGA:   200 Kecamatan di Jateng Tidak Punya SMA/SMK Negeri, Bagaimana Nasib Lulusan SMP-nya?

Tak sendirian, Irjen Pol Ahmad Luthfi turut didampingi oleh PJU Polda Jateng. Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh Habib Luthfi.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto
mengungkapkan tujuan dirinya bersama jajarannya bersilaturahmi ke Habib Luthfi yakni untuk membahas soal persiapan Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan.

Menurutnya, kegiatan Muktamar Sufi Internasional tersebut sudah kedua kalinya digelar di Kota Pekalongan. Tahun ini, rencananya ada 68 delegasi dari 40 negara yang bakal hadir ke Kota Pekalongan.

BACA JUGA:   Perangi Narkoba Sejak Dini, BNNP Jateng Fokus Pemberdayaan Masyarakat

“Pihak kepolisian dibantu dengan stakeholder terkait memastikan kesiapan pengamanan dalam rangka rangkaian kegiatan muktamar sufi internasional di wilayah Kota Pekalongan bisa berjalan dengan aman, baik, dan kondusif,” jelas Kombespol Satake Bayu Setianto.

Tidak hanya membahas Muktamar Sufi Internasional saja, pihaknya juga membahas beberapa agenda kedepannya. Yakni di antaranya proses pembangunan monumen Hoegeng yang dibangun di area Stadion Hoegeng Pekalongan, atas inisiasi dari jajaran Polda Jawa Tengah dan akan diresmikan 10 November mendatang.

“Dalam kunjungannya bapak Kapolda meminta dukungan dengan dibangunnya Monumen Hoegeng di Kota Pekalongan, dimana sosok Jenderal Hoegeng ini merupakan tokoh legendaris yang memiliki jiwa patriotik, penuh kesederhanaan, jujur, berani, dan hal-hal positif lainnya dan harapannya bisa menginspirasi ketauladanan sosok Jenderal Hoegeng bagi kita dan generasi penerus bangsa,” pungkas Kabidhumas.

BACA JUGA:   Pengusaha Jateng Keberatan Penuhi Aspirasi Buruh Naikkan Upah 15 Persen
Share this Article