Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Sidak ke RS Kariadi, Anggota DPR Soroti Jam Kerja PPDS
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Sidak ke RS Kariadi, Anggota DPR Soroti Jam Kerja PPDS

By Redaksi Indoraya
Sabtu, 14 Sep 2024
Share
4 Min Read
Ilustrasi Bullying (Foto: Istimewa)
SHARE

INDORAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang mengakui telah terjadi aksi perundungan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi.

Selain itu, anggota Komisi IX DPR melakukan kunjungan alias inspeksi mendadak (sidak) ke RSUP dr Kariadi, Semarang, Jumat (13/9/2024).

Dugaan perundungan di PPDS Anestesi Undip mencuat setelah kematian dokter muda Aulia Risma Lestari di kamar kosnya Jalan Lempongsari, Semarang pada 12 Agustus 2024.

Aulia diduga mengakhiri hidupnya karena mendapat perundungan selama pendidikan di RSUP dr. Kariadi.

“Saya sampaikan hari ini, kami menyadari sepenuhnya menyampaikan dan mengakui bahwa di dalam sistem pendidikan Dokter Spesialis di internal kami terjadi praktek atau kasus perundungan dalam berbagai bentuk dan derajat dan hal,” kata Dekan FK Undip Yan Wisnu Prajoko saat konferensi pers di kampus FK Undip Tembalang Semarang, Jumat (13/9/2024).

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani yang juga berada di lokasi konferensi pers itu memuji sikap Undip yang sejak awal sudah terbuka kepada siapa saja yang mau melakukan investigasi praktek perundungan di PPDS Undip.

“Saya mengapresiasi sikap Undip yang sejak awal terbuka dan mempersilakan semua pihak untuk mendalami atau investigasi soal perundungan ini,” kata Irma.

Sebelum ke kampus Undip, Irma melihat langsung lingkungan akademis PPDS di RS Kariadi. Salah satu yang disorotinya dalam sidak itu adalah terkait jam kerja PPDS. Menurutnya, harus ada regulasi khusus yang membahas terkait jam istirahat para dokter residen tersebut.

“Ini salah satu yang mau diselesaikan juga diklirkan tadi kan beliau sudah bilang sebenarnya ada jam mereka belajar, ada jam mereka praktik, tapi kan harus ada juga jam mereka istirahat. Jangan cuma belajar-praktik, belajar-praktik, istirahatnya kapan? Kan nggak ada, kan bikin mereka stres, itu juga nggak boleh nah ini juga harus kita dudukkan soalnya,” kata Irma di RS Kariadi, Jalan Doktor Sutomo, Semarang, Jumat siang mengutip dari detikJateng.

Usai dari RS Kariadi, Irma mendatangi kampus Undip untuk membahas masalah tersebut. Hasil kunjungannya itu nanti akan dia bawa ke Komisi IX dan Kementerian Kesehatan. Dia berharap kedua belah pihak tak saling menutupi terkait masalah perundungan ini. Menurutnya, siapa yang melakukan perundungan itu harus mendapat sanksi.

“Yang pasti yang ditekankan Komisi IX atau Kementerian Kesehatan adalah ketika mereka masuk di RS harus diperjelas oleh RS maupun pendidikan bahwa siapa pun yang melakukan bullying atau perundungan kalau itu nanti diketahui RS dan pendidikan harus memberikan punishment ini nggak boleh lagi ini, harus sudah diubah paradigma seperti ini,” kata politikus NasDem itu.

Kasus dugaan perundungan itu sendiri saat ini tengah ditangani Polda Jateng. Polda Jateng telah menerima hasil audit dari Kemenkes dan telah memeriksa setidaknya 17 saksi, termasuk rekan korban.

Dalam kesempatan sama, RSUP dr. Kariadi juga menyampaikan pihaknya ikut bertanggung jawab atas aksi perundungan di lingkungan PPDS anestesi.

“Kami tidak lepas dan ikut bertanggung jawab dalam proses pendidikan anestesi. Makanya kami kepada Kemenkes, Kemendikbudristek, dan seluruh masyarakat kiranya menjadi momentum RSUP Kariadi sebagai salah satu wahana spesialis dan ke depannya jadi momentum untuk kita lebih mengevaluasi dan menjadikan hal ini agar kita mencetak tenaga kesehatan yang baik. Kami mohon maaf,” tutur Direkur Layanan Operasi Dr Mahabara Yang Putra.

TAGGED:Anggota DPRJam Kerja PPDSRS Kariadi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Eks Kepala BMKG Ingatkan Banjir di Sumatra Bisa Terjadi di Jawa hingga Papua Jumat, 05 Des 2025
  • Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Rancang Kompleks Olahraga Raksasa Seluas 500 Hektar Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Siapkan 200 Helikopter Baru untuk Perkuat Respons Bencana Jumat, 05 Des 2025
  • Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak Jumat, 05 Des 2025
  • Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta Jumat, 05 Des 2025
  • Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis Jumat, 05 Des 2025

Berita Lainnya

Semarang

Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Wartawan Semarang Meriahkan Turnamen Tiba-Tiba Badminton 2025

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Komunitas Semarang Thrifting Keluhkan Larangan Impor Pakaian Bekas, Singgung Kualitas Produk Lokal

Jumat, 05 Des 2025
SemarangUncategorized

BPOM Kerahkan Mobil Lab Keliling Usai Maraknya Keracunan MBG

Kamis, 04 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?