INDORAYA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa hubungan antara PAN dan Presiden Prabowo Subianto telah terjalin selama 15 tahun.
“Iya, jadi saya minta teman-teman di Jawa Tengah tahu bahwa kami sudah 15 tahun bersama Pak Prabowo, melewati suka dan duka. Termasuk di Jawa Tengah, dulu kami tidak pernah kekurangan kursi DPR RI — selalu delapan kursi. Tapi selama 10 tahun menjadi oposisi, kami benar-benar habis di sini,” ujar Zulhas setelah menghadiri Pelantikan dan Rakerwil PAN Jawa Tengah di Hotel Padma, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (13/10/2025) sore.
Zulhas mengajak seluruh kader PAN di Jawa Tengah untuk memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan, ajakan ini dilandasi oleh perjalanan panjang PAN yang telah lama berjuang bersama Prabowo dalam berbagai situasi politik.
Menurut Zulhas, perjuangan bangsa kini memasuki babak penting, yakni transformasi dari kebebasan tanpa batas menuju keteraturan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Saya minta teman-teman di Jawa Tengah, sekarang kita sudah menang dan sudah hampir setahun memerintah. Mari kita dukung program-program Presiden Prabowo secara all out, karena programnya itu perubahannya mendasar dan gampang,” pintanya.
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulhas juga menyoroti salah satu program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyasar sekitar 82 juta penerima manfaat.
“Misalnya program makan bergizi, itu besar sekali idenya Pak Prabowo. Untuk 82 juta penerima manfaat tentu tidak mudah, maka harus kita dukung sepenuhnya. Tentu akan ada tantangan di lapangan,” katanya.
Zulhas turut menekankan pentingnya dukungan terhadap program Koperasi Desa (Kopdes).
“Kemudian Kopdes, harus kita dukung dan sukseskan. Saya minta teman-teman menjadi pelopor dalam memperjuangkannya,” sambungnya.
Selain itu, ia juga menyoroti program pemerintah menuju swasembada pangan, yang menurutnya sangat relevan dengan potensi besar Jawa Tengah sebagai pusat produksi ikan, unggas, dan sapi.
“Di Jawa Tengah ini akan dibangun tambak besar-besaran. Coba bayangkan, kalau 82 juta anak setiap hari makan, berapa banyak kebutuhan ikan dan telur? Karena itu, saya minta teman-teman di sini bersama partai lain mendukung penuh agar program ini berhasil,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Ketua DPW PAN Jawa Tengah, Sakti Wahyu Trenggono. Trenggono menambahkan bahwa sektor perikanan memiliki peran besar dalam mendukung program MBG.
“Serapan sektor perikanan untuk MBG sangat besar, bisa mencapai sekitar 70 ribu ton,” ujarnya.


