Ad imageAd image

Sering Ditegur Soal Nada Bicara yang Terkesa Kasar, Prabowo: Saya Mantan Serdadu

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 889 Views
2 Min Read
Prabowo Subianto saat menyampaikan saat memberikan orasi politik dalam kampanye terbuka di Kota Semarang, Minggu (28/1/2024). (Foto : Dickri Tifani Badi/Indoraya)

INDORAYA – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengakui sering ditegur oleh sejumlah elit politik di Jakarta terkait dirinya kerap berbicara dengan nada terkesan kasar.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat memberikan orasi politik di hadapan pendukungnya di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Minggu (28/1/2024) kemarin.

Menanggapi teguran itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa dirinya merupakan mantan serdadu yang tidak bisa berbicara mbulet serta manis-manis.

“Saudara -saudara sekalian. Saya sering ditegur oleh elit Jakarta, Pak Prabowo kok ngomongnya kasar-kasar ya. Saya ini mantan serdadu ya ngomongnya kayak gitu. Nggak bisa ngomong manis, ngomong mbulet ngalor kidul, kata -kata manis, omon-omon terus,” ucap Prabowo secara tegas.

BACA JUGA:   Bagi Tugas Kampanye Pilpres 2024, Prabowo; Yang Muda Bergerak ke Mana-mana

Bahkan, Prabowo juga mengakui bahwa penasehatnya selalu was-was kebablasan jika dirinya berbicara di depan rakyat.

Kemudian, dia merespon hal itu dengan pertanyaan mau memilih pemimpin yang halus-halus selayaknya profesor. Prabowo pun mencontohkan gaya pembicaraan ala-ala profesor.

“Aku juga bisa. Saudara-saudara sekalian yang saya hormati negara bla bla bla. Apak kau ingin dengar apa adanya? tanya Prabowo usai mencontohkan gaya pembicaraan ala-ala profesor.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga memperlihatkan tokoh-tokoh yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Menurutnya, tokoh-tokoh itu semua merupakan putra-putri terbaik di Indonesia.

BACA JUGA:   DPC Gerindra Kabupaten Temanggung Usulkan Duet Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

Bahkan, Prabowo juga menyinggung sejumlah orang yang meremehkan sosok pendampingnya, Gibran Rakabuming Raka yang dinilai masih bocah tidak mengerti apa-apa.

Hal itu dipatahkan olehnya lantaran putra sulung Presiden Joko Widodo ini selalu bisa menjawab saat debat capres-cawapres hingga posisi teratas.

“Katanya bocah cilik, ora ngerti opo-opo, masih ingusan. Sorry ye, ternyata tiap dia (Gibran) muncul di debat kita naik terus. Selain itu, hampir semua survei menyatakan kita satu putaran (menang),” bebernya.

Share this Article
Leave a comment