Ad imageAd image

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Waduk Mrica Banjarnegara, Jenazah Tertutup Enceng Gondok

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 973 Views
2 Min Read
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang pria yang tenggelam di Waduk Mrica Banjarnegara, Rabu (29/5/2024) siang. (Foto: Basarnas)

INDORAYA – Slamet Setiadi, seorang pria berusia 54 tahun ditemukan tewas di Waduk Mrica Banjarnegara, Rabu (29/5/2024) siang. Jenazah korban sempat tertutup tanaman enceng gondok di waduk tersebut.

Sebelumnya warga Desa Bawang tersebut hilang di Waduk Mrica pada Senin (27/5/2024) saat mencari sampah plastik dengan menggunakan perahu kecil. Kini Tim SAR gabungan menemukan jasadnya dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan pukul 10.20 WIB sekitar 20 meter dari lokasi titik diduga hilangnya korban,” kata Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono, dalam keterangan yang diterima Indoraya.news, Rabu (29/5/2024).

BACA JUGA:   BPBD Jateng Catat 725 Ribu Hektare Lahan Terbakar Sepanjang 2023

Dia menerangkan, tubuh korban yang sudah tidak bernyawa itu muncul ke permukaan setelah tim melakukan penyapuan tanaman eceng gondok yang menutupi area pencarian.

Dengan menggunakan tiga perahu karet, kata Budiono, tim berusaha melakukan penyapuan di area yang sehari sebelumnya sudah dibersihkan namun tertutup kembali tumbuhan air tersebut.

“Setelah tim melakukan penyapuan tanaman eceng gondok dengan menggunakan perahu karet, tak lama tubuh korban muncul dan mengambang di permukaan, sehingga langsung oleh tim dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” imbuh dia.

BACA JUGA:   Dinkes Jateng Siapkan Ribuan Pos Kesehatan Layani Pemudik Lebaran, RS Buka 24 Jam

Seperti diberitakan sebelumnya, Slamet Setiadi hilang saat mencari sampah plastik dengan menggunakan perahu kecil di waduk Mrican yang merupakan waduk terpanjang se-Asia Tenggara tersebut.

Kejadian itu berlangsung Senin (27/5/24) siang sekira pukul 11.00 WIB. Diduga korban terjatuh dari perahunya. Karena tidak bisa berenang serta rapatnya tanaman eceng gondok, korban tidak bisa menyelamatkan diri dan tenggelam.

Share this Article