INDORAYA – Penumpang bus PO Cahaya Trans asal Cibinong, Ardi Nata Triguna (28) menceritakan detik-detik selamatnya dari kecelakaan tragis yang terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/25) dini hari.
Dalam insiden tersebut, 16 penumpang meninggal dunia. Sementara itu, Ardi bersama tunangannya, Nyimas Jihan, serta sejumlah penumpang lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka.
Ardi mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, bus tiba-tiba miring sehingga ia berusaha menahan tubuh tunangannya yang duduk di sebelah kanan agar tidak terjatuh.
“Saya pegang bangku depan, sedangkan calon saya di sebelah kanan ternyata terluka patah tulang. Saat itu saya lihat di bawah sudah tumpukan orang. Saya turun saat dia memanggil nama saya dan melakukan evakuasi mandiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, satu-satunya jalur evakuasi adalah melalui kaca depan bus yang pecah. Ardi kemudian berupaya membawa tunangannya keluar sebelum kembali masuk ke dalam bus untuk mengambil handphone yang ia letakkan di kantong bangku guna menghubungi tim darurat.
Sekitar 10 menit berselang, tim SAR dan ambulans tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke RS Adi Atma.
Perjalanan bus diketahui dimulai dari Cibinong pada pukul 16.00 WIB, dengan beberapa kali pemberhentian sebelum memasuki Tol Cikampek. Ardi mengaku mulai merasakan perbedaan gaya mengemudi setelah pergantian sopir cadangan di Rest Area Subang sekitar pukul 20.00 WIB.
“Supir lebih berani banting stir dan menginjak gas, saya rasa kecepatannya hampir di atas 100 km/jam,” kata Ardi.
Ardi bersama tunangannya diketahui tengah menuju Yogyakarta untuk menghadiri wisuda sertifikasi Nyimas Jihan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
“Seharusnya wisuda besok (24/12/2025), tapi sekarang wisuda kami berlangsung di rumah sakit. Yang penting saya masih selamat,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Ardi harus menjalani perawatan dengan 35 jahitan di lengan kanan. Sementara itu, Nyimas Jihan menjalani operasi pemasangan pen pada lengan kirinya yang dilakukan siang hari ini.


