Ad imageAd image

Satreskrim Polres Wonogiri Ungkap Kasus Pencurian di Rumah Kosong, Begini Modus Operandinya

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 670 Views
2 Min Read
Pelaku pencurian di rumah kosong berinisial H (37) warga Kecamatan Pracimantoro, sedang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. (Foto Dokumen Plires Wonogiri)

INDORAYA – Satreskrim Polres Wonogiri berhasil mengungkap kasus pencurian di rumah kosong milik Sartini (49) di Dusun Klampeyan, Desa Panekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng).

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menjelaskan bahwa kasus pencurian tersebut terjadi pada tanggal 8 Desember 2023 silam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Anom mengungkapkan pencurian ini diketahui korban ketika sampai di rumah setelah pulang dari berdagang. Dan korban diberitahu oleh BI (27) bahwa jendela kamar korban dalam keadaan terbuka. Lalu, korban melihat ke dalam kamar dan mendapati kamar dalam keadaan berantakan.

BACA JUGA:   Cuaca Ekstrem di Jateng Hingga 21 Februari, Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Kemudian korban langsung mengecek, ternyata perhiasan dan uang tunai yang sebelumnya disimpan di dalam lemar telah raib.

Atas kejadian tersebut, Anom menjelaskan korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. Setelah itu pada Sabtu (9/12/2023), korban langsung melapor ke Polsek Eromoko.

Dari laporan korban, Tim Resmob langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, ada bukti yang mengarah terhadap pelaku.

“Setelah teridentifikasi pelakunya, kemudian pelaku berhasil diamankan di rumahnya pada hari ini,” jelas Anom melalui keterangan resminya, Jumat (26/1/2024).

Anom menjelaskan pelakunya adalah berinisial H (37) warga Kecamatan Pracimantoro. Adapun modus operandinya pelaku yakni menyasar rumah yang ditinggal oleh pemiliknya.

BACA JUGA:   Jelang Pemilu 2024, Kemenag Jateng Wanti-wanti Agama Jangan Dijadikan Aspirasi Politik

“Modus operandi yang dilakukan yaitu pelaku masuk kerumah kosong melalui jendela dengan cara mencongkel dengan obeng, kemudian pelaku mencuri perhiasan dan uang milik korban yang berada di dalam kamar,” ungkapnya.

Di hadapan polisi, H mengakui perbuatannya melakukan pencurian di rumah korban. Kini, pelaku telah diamankan di Polres Wonogiri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Selain pelaku, barang bukti berupa
kalung, gelang, cincin, ceplik, anting dan liontin hasil curian, dan 1 buah obeng serta 1 unit sepeda moto Vega ZR yang digunakan pelaku sebagai sarana untuk melakukan pencurian ikut diamankan,” kata dia.

BACA JUGA:   Pemilih Pemula, Pj Gubernur Jateng Nyoblos Capres-cawapres Pertama Kali di Semarang

Atas perbuatannya, H dikenakan
pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Share this Article
Leave a comment