INDORAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah melakukan rump chek atau inspeksi keselamatan kendaraan untuk menjamin keselamatan penumpang menyambut Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Upaya ini dilakukan sejak H-10 menjelang Nataru di 16 terminal tipe A dan 22 terminal tipe B di kabupaten/kota di Jateng. Dalam pengecekan kesehatan angkutan umum, Dishub Jateng menemukan kendaraan yang memiliki permasalahan kelayakan.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan Dishub Jateng, Erry Derima Ryanto, mengatakan bahwa dari rump chek yang dilakukan oleh pihaknya, ditemukan sejumlah permasalahan pada kendaraan, tepatnya pada bagian lampu, setir, dan klakson.
“Temuan pertama terkait dengan persyaratan administrasi, perijinan dan sebagainya. Kemudian kelayakan lampu, setir dan klakson, sering itu. Tapi rata-rata berfungsi,” katanya kepada Indoraya melalui panggilan WhatsApp, Senin (19/12/2022).
Kendati menemukan angkutan dengan kelayakan yang bermasalah, Erry enggan merinci berapa jumlah temuan tersebut. Namun, ia menegaskan jumlah kendaraan umum yang memiliki permasalahan tak begitu banyak.
“Ada tapi enggak banyak. Presentasinya kecil, hanya beberapa saja. Karena di tiap terminal sekitar 3 sampai 5 temuan. Ya kalau di kalkulasi se-Jateng sekira belasan bisa,” lanjutnya.
Selain menemukan permasalahan pada bagian tersebut, Dishub Jayeng juga menemukan bagian rem pada kendaraan yang memiliki masalah kelayakan. Namun, permasalahan tersebut dinilainya tak begitu serius.
“Kalau secara khusus (serius) tidak. Masih berfungsi (rem kendaraan). Tetapi barangkali sering digunakan di jalan datar, jadi kurang cakram sedikit. Sudah kita ingatkan. Khususnya yang bakal melintasi jalur curam,” kata Erry.
Selanjutnya, ia juga mengimbau kendaraan untuk selalu menggunakan gigi rendah saat melintasi jalur curam. Karena kegagalan pengereman bukan pada saat operasi, tapi karena menghadapi kondisi geografis jalan yang tidak siap dan tidak pada posisi gigi rendah.
Tidak hanya rump chek, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan tes kesehatan kepada awak pengemudi dan penumpang. Terkait hal ini, Dishub Jateng akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng.
Lanjutnya, pemeriksaan kesehatan di sejumlah terminal di Jateng ini dilakukan untuk pengemudi angkutan umum secara sampling. Hal tersebut untuk memastikan bahwa pengemudi dan penumpang berada dalam kondisi sehat.
“Selain itu bersama dengan Dinas Kesehatan kita juga melakukan pemeriksaan kepada awak pengemudi di beberapa terminal. Misalnya Purwodadi, Bulupitu Purwokerto, kemudian terminal-terminal lain,” ungkap Erry.


