Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Rumah Lansia 87 Tahun Tak Layak Huni, Pemkot Semarang Segera Renovasi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Rumah Lansia 87 Tahun Tak Layak Huni, Pemkot Semarang Segera Renovasi

By Redaksi
Sabtu, 24 Jan 2026
Share
3 Min Read
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi rumah tak layak huni di RT 4 RW 1, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Jumat (23/1/2026). (Foto: Pemkot)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menindaklanjuti kondisi rumah tidak layak huni yang ditempati Kamijah (87), seorang lansia yang tinggal seorang diri di RT 4 RW 1, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan kunjungan mendadak ke lokasi pada Jumat (23/1) untuk memastikan penanganan segera dilakukan.

Dalam tinjauannya, Agustina memastikan Pemkot Semarang akan segera melakukan renovasi rumah tersebut agar lebih aman dan layak ditempati, mengingat kondisi fisik bangunan yang memprihatinkan dan usia penghuni yang sudah lanjut.

“Mulai awal Februari dilakukan pembangunan agar rumah ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Kita fokuskan pada perbaikan bangunan agar Mbah Kamijah tidak lagi khawatir tinggal sendirian,” ucapnya.

Saat ini, Kamijah tinggal di bangunan batako berukuran kecil yang difungsikan sekaligus sebagai ruang tidur dan kamar mandi. Kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan, khususnya bagi lansia yang hidup mandiri.

Meski rumah tersebut berdiri di atas tanah milik keluarga dengan satu sertifikat, Wali Kota memastikan proses renovasi hanya menyasar aspek teknis bangunan. Pemkot Semarang, lanjutnya, akan menangani renovasi secara hati-hati tanpa mengganggu status kepemilikan lahan agar hak keluarga tetap terlindungi.

Agustina menegaskan, perbaikan rumah tidak layak huni ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warga rentan, terutama lansia dan masyarakat kurang mampu.

“Program ini adalah komitmen kami untuk memberikan rumah yang layak huni bagi yang membutuhkan. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal rasa aman dan ketenangan hidup. Kami tidak ingin ada warga, apalagi yang sudah lanjut usia dan tinggal sendiri, menghuni tempat yang tidak standar kesehatannya,” ungkapnya.

Pemkot Semarang memastikan program penanganan rumah tidak layak huni akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, seiring dengan penguatan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Pendataan dan penyisiran lapangan akan terus dilakukan untuk memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan intervensi tepat waktu.

“Kami akan terus proaktif menyisir, melakukan pendataan dan penanganan, terutama bagi warga lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian khusus. Saya ingin semua warga Kota Semarang merasakan kenyamanan tinggal di rumah mereka sendiri di sisa usia mereka,” tutupnya.

TAGGED:RTLH Semarangrumah tak layak huni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan

Minggu, 08 Feb 2026
Semarang

Peringati HUT ke-18, Gerindra Kota Semarang Santuni Anak Yatim Hingga Donor Darah

Minggu, 08 Feb 2026
Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?