Ad imageAd image

RS Kariadi Semarang Siap Tampung Caleg Depresi Akibat Gagal Lolos Pemilu 2024

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 634 Views
3 Min Read
Foto RSUP Dr. Kariadi Semarang. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang sudah siap menampung pasien dari calon anggota legislatif (caleg) yang mengalami depresi atau tekanan mental karena gagal lolos dalam kontestasi pesta demokrasi.

Staf Humas RSUP Dr. Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warendra mengungkapkan, pihak rumah sakit telah menyiapkan fasilitas untuk para caleg peserta Pemilu 2024 yang stres akibat gagal lolos atau tidak terpilih.

“Memang ada arahan dari pusat untuk rumah sakit rumah sakit vertikal harus menyiapkan fasilitas khusus untuk besok calon anggota legislatif yang gagal untuk pencalonan dan mengalami stres,” katanya saat dihubungi Indoraya.news, Sabtu (25/11/2023).

BACA JUGA:   Musim Kemarau Angka Kebakaran di Kota Semarang Meningkat, Awal September 56 Kejadian

Dia bilang, di RSUP Dr. Kariadi Semarang, terdapat Instalasi Kenari yang memang diperuntukkan untuk mengatasi pasien dengan gangguan jiwa. Termasuk pasien yang stres dan depresi pasca kalah dalam Pemilu 2024.

“Instruksi dari pusat itu rumah sakit vertikal harus menyediakan layanan untuk peserta caleg yang gagal atau stres. Kalau di kami ada Instalasi Kenari khusus untuk pasien yang mengalami gangguan kejiwaan,” kata Aditya.

Adapun fasilitas kesehatan yang telah disiapkan yaitu mulai dari lima orang dokter spesialis jiwa dan 12 ruangan untuk pasien. Layanan ini dibuka hingga masa berakhirnya kontestasi Pemilu 2024.

BACA JUGA:   Kantin Kebajikan Rasa Dharma Pecinan Semarang Sajikan 100 Porsi Makan Gratis Tiap Selasa

“Ada 5 dokter spesialis kejiwaan memang sudah dipersiapkan untuk menghandel pasien-pasien caleg yang stres gagal pencalonan gitu. 12 ruangan juga sudah kita siapkan, fasilitas juga sudah kita persiapkan juga,” bebernya.

Selain dokter spesialis, RSUP Dr. Kariadi Semarang juga memiliki psikiater yang melakukan pendampingan terhadap caleg dengan tekanan mental. Tidak hanya itu, 12 ruangan tidur juga dilengkapi dengan ruangan gaduh gelisah dan ruang terapi.

“Ada dua ruangan khusus untuk pasien gaduh gelisah, juga ada ruang terapi. Kemudian pendampingan dokter kejiwaan, psikolog, dan psikiater juga ada,” terang Aditya.

BACA JUGA:   Seorang Wanita Lompat dari Gedung Mall Paragon Semarang, Warga Sempat Dengar Suara Bruk

Dia mengakui bahwa pada Pemilu 2019 lalu, ada sejumlah caleg stres karena gagal lolos dan menjalani konseling ke RSUP Dr Kariadi Semarang. Namun untuk data rinci pasien, dia tidak mengetahuinya secara pasti.

“Tahun lalu sepertinya ada, untuk data itu yang mengetahui pelayanan medis. Cuma untuk Pemilu kemarin ada tapi belum begitu kita persiapan (fasilitas) karena waktu itu gak banyak. Untuk data pasien ada di pelayanan medis,” tandas Aditya.

Share this Article
Leave a comment