Ad imageAd image

RPH Kota Semarang Akan Sembelih 96 Hewan Kurban, Begini Persiapannya

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 5.5k Views
3 Min Read
RPH Kota Semarang yang mulai sudah banyak sapi yang antre untuk disembelih saat hari pertama Iduladha 2024, Rabu (12/6/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) akan menyembelih sebanyak 96 hewan kurban pada hari pertama Iduladha, pada 17 Juni 2024. Puluhan hewan kurban itu dengan rincian 65 ekor sapi dan 31 ekor kambing.

“Seperti yang sudah terdaftar di RPH kami. Hari pertama (Iduladha), 65 ekor sapi dan 31 ekor kambing akan di sembelih di sini (RPH),” jelas Kepala Unit RPH Semarang, Ika Nurawati saat ditemui wartawan di RPH Kota Semarang, Rabu (12/6/2024).

Ika mengungkapkan pihaknya diprediksi akan memotong sebanyak 100 ekor hewan kurban saat Hari Raya Iduladha tahun ini.

Terlebih, warga maupun pengelola masjid sudah banyak yang mulai mendaftarkan hewan kurban ke RPH-nya. Jika jumlahnya sangat banyak, pihaknya akan menyembelih pada hari berikutnya.

“Kemarin juga ada yang mau daftar tetapi kemungkinan mulainya agak siang. Tapi karena diperkirakan akan menghambat distribusi akhirnya kami alihkan di hari berikutnya,” katanya.

Bahkan untuk Iduladha tahun ini, pihaknya juga dipercaya untuk menyembelih 90 sapi kurban milik Baznas Jawa Tengah.

Nantinya penyembelihan sapi tersebut akan dilakukan mulai hari kedua secara bertahap dan dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat.

“Hari terakhir akan ada seremonial dari bapak Pj Gubernur, Bu Wali Kota dan jajaran pengurus Baznas,” beber dia.

Ketika ditanya soal persiapan menjelang Iduladha 2024, Ika menyampaikan persiapannya telah mencapai 90 persen yang dilakukan pihaknya. Mulai dari pembersihan alat pemotongan hewan hingga pembersihan kandang-kandang sapi.

“Jadi persiapan kami sudah 90 persen. H-1 akan banyak sapi-sapi dari luar yang dibawa masyarakat. Kami sudah persiapan untuk kandangnya. Lokasi penyembelihannya, kami bersihkan lagi supaya siap untuk penyembelihan hewan kurban,” ujarnya.

Selain kandang, pihaknya juga menyiapkan sebanyak 6 tim yang akan dibantu juru sembelih halal atau Juleha dari berbagai kecamatan di kota ini.

“Kami melatih takmir – takmir masjid yang akan bertugas. Kemarin sudah kami lakukan pelatihan sembelih halal. Dan teman-teman Juleha Kota Semarang yang setiap harinya membantu kami di RPH, kami sebar di seluruh wilayah Kota Semarang,” tuturnya.

Untuk Iduladha 17 Juni 2024 mendatang, Ika mengklaim hewan-hewan kurban dengan kondisi aman. Mengingat, kali ini sudah tidak ada lagi wabah Covid-19 maupun penyakit mulut dan kuku (PMK) seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Secara teknis relatif sama. Kalau tahun sebelumnya ada pandemi covid lalu PMK, ada sedikit berbeda. Tahun ini PMK memang masih ada tapi alhamdulillah tidak ada yang menunjukan gejala itu. Semoga sapi-sapi yang dikirim dari masjid tidak ada penyakit,” paparnya.

Namun, lanjutnya, pada hari H penyembelihan pihaknya akan tetap melaksanakan pemeriksaan antemortem dan postmortem. Pemeriksaan ini juga berkaitan untuk mencegah adanya penyakit-penyakit dari hewan kurban.

“Kami melakukan pemeriksaan antemortem. Pemeriksaan sebelum hewan dipotong. Kami di sini ada dua orang dokter hewan. Kami dibantu juga dari Pusat Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI),” imbuhnya.

“Jadi untuk pemeriksaan antemortem dan posmortem setelah hewan dipotong kami dibantu dari PDHI dan Dinas Pertanian juga,” tandasnya.

Share this Article