Ad imageAd image

Ribuan Maba Ikut Orientasi Akademik di UPGRIS, Rektor: Ada Materi Bela Negara

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 807 Views
2 Min Read

INDORAYA – Masa orientasi dianggap bisa memacu mahasiswa baru (Maba) dalam mengemban tugas akademik. Capaian itu yang diharapkan bisa diraih mahasiswa baru Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) setelah menjalani masa orientasi akademik.

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati Mhum menyatakan, pihaknya memulai masa orientasi mahasiswa secara luring pada Selasa 19 September 2023. Tahun ajaran ini, UPGRIS menerima 3.494 mahasiswa baru dari berbagai jenjang pendidikan.

Sebanyak 2.708 mahasiswa di antaranya menempuh jenjang S1. Kemudian sebanyak 198 mahasiswa menempuh jenjang pascasarjana dan selebihnya pendidikan profesi guru.

BACA JUGA:   Genuk-Kaligawe Terendam Banjir, Wali Kota Semarang Akui Dua Rumah Pompa Tak Beroperasi Maksimal

“Rangkaian kegiatan dimulai hari ini dan dilanjutkan dengan kuliah perdana. Mahasiswa akan mendapatkan banyak materi, termasuk dalam hal bela negara,” kata Sri Suciati, Selasa (19/9/2023).

Mahasiswa baru tersebut diterima melalui sejumlah jalur, di antaranya jalur reguler dan prestasi.

Adapun mahasiswa peserta PPG prajabatan akan menempuh masa studi selama dua semester untuk bisa memperoleh gelar Guru Profesional (Gr).

“Begitu lulus mereka akan akan mendapatkan sertifikat pendidik. Artinya sudah menjadi guru profesional sebagaimana yang diperintahkan undang-undang,” ujarnya.

BACA JUGA:   Ratusan Personel Lantas Dikerahkan Acara Pesta Rakyat di Jalan Pahlawan Semarang

Rektor menilai, kunci pelaksanaan pendidikan ada pada guru. Karena itu, pada satuan pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan penerapan kurikulum dan sarana prasarana.

Untuk diketahui, UPGRIS merupakan satu di antara perguruan tinggi yang ditunjuk oleh pemerintah dalam melaksanakan PPG.

Program yang dibiayai oleh pemerintah ini bertujuan menyimbangkan jumlah kebutuhan dan pemenuhan guru. Setiap peserta PPG mendapat fasilitas biaya pendidikan sebesar Rp 8,5 juta per semester. Sedang masa studi untuk PPG selama satu tahun atau dua semester.

BACA JUGA:   Pramuka Kota Semarang Kirim Delegasi ke Jambore Dunia 2023 di Korsel

“Pendidikan profesi guru memang masih terus dipacu. Pemerintah mencoba untuk melibatkan perguruan tinggi lain yang bisa mendidik para calon guru profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, persentase kelulusan setiap penyelenggaraan PPG di kampus ini hampir pada angka 90 persen atau melebihi rata-rata tingkat nasional.

Share this Article