Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ribuan Honorer Jateng Belum Diangkat Jadi PPPK, Pemprov Dorong Pembukaan Formasi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Ribuan Honorer Jateng Belum Diangkat Jadi PPPK, Pemprov Dorong Pembukaan Formasi

By Athok Mahfud
Kamis, 06 Mar 2025
Share
3 Min Read
Guberbur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Perwakilan Komisi II DPR RI di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jateng, Kamis (6/2/2025). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Sebanyak ribuan tenaga honorer di sejumlah instansi pemerintah daerah di Jawa Tengah (Jateng) belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemprov Jateng mendorong fembukaan formasi atau seleksi PPPK tahap 2.

Kisruh nasib PPPK di Jateng ini dibahas oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Komisi II DPR RI serta sejumlah kepala daerah di Jateng yang hadir di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jateng, Kamis (6/2/2025).

Keluhan-keluhan perihal masih banyaknya tenaga honorer itu disampaikan oleh bupati maupun wali kota di Jawa Tengah. Di Kabupaten Demak, masih ada sekitar 1.600 honorer yang belum terangkat menjadi PPPK.

Demikian halnya di Kabupaten Wonosobo, Batang, Sukoharjo, dan Kota Pekalongan, yang masih ada sekitar 1000-an pegawai honorer atau non ASN.

Berdasarkan diskusi bersama Anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sepakat jika nantinya ada seleksi PPPK kembali atau tahap kedua.

Ahmad Luthfi berpesan bahwa di tahun pertama masa kepemimpinannya adalah menuntaskan layanan-layanan dasar bagi masyarakat. Maka kesejahteraan warga Jawa Tengah menjadi prioritas.

Pihaknya juga mendorong bupati serta wali kota untuk menekan belanja pegawai. Namun hal itu tak mudah dalam jangka dekat ini, mengingat para kepala daerah mendapatkan “warisan” tenaga honorer dari pemerintahan sebelumnya.

Belanja pegawai dari APBD yang diharapkan berada di kisaran 30 persen atau lebih sedikit. Kenyatannya, ada sejumlah wilayah dengan kebutuhan anggaran belanja pegawai hampir 40 persen dibandingkan kekuatan APBD.

“Kalau ada belanja pegawainya 40 persen (dari APBD), bupatinya apa ndak klepek-klepek habis anggaran untuk belanja pegawainya,” ungkap Ahmad Luthfi.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha mendorong adanya seleksi kembali untuk PPPK. Hal yang menjadi catatannya adalah, saat seleksi sebelumnya, tidak semua pemerintah daerah maupun lembaga/kementerian tidak membuka formasi sesuai dengan data yang ada di data base BKN. Hal itu besar alasannya karena kemampuan anggaran.

“Ini mau diselesaikan di tahap 2. Minta pada semua Pemda, kementerian, dan lembaga banyak (honorer) yang tidak masuk maka formasinya dibuka. Disesuaikan catatan yang ada di data base (BKN),” ujar Toha.

Toha bersyukur pada kesempatan itu hadir bupati maupun wali  kota sehingga saat ini bisa mempersiapkan. Tujuannya agar tidak ada lagi kisruh honorer dan seleksi PPPK di Jawa Tengah ke depannya.

TAGGED:Gubernur Jateng Ahmad Luthfihonorer jatengpemprov jatengpppk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Eks Kepala BMKG Ingatkan Banjir di Sumatra Bisa Terjadi di Jawa hingga Papua Jumat, 05 Des 2025
  • Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Rancang Kompleks Olahraga Raksasa Seluas 500 Hektar Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Siapkan 200 Helikopter Baru untuk Perkuat Respons Bencana Jumat, 05 Des 2025
  • Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak Jumat, 05 Des 2025
  • Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta Jumat, 05 Des 2025
  • Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis Jumat, 05 Des 2025

Berita Lainnya

Daerah

Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis

Jumat, 05 Des 2025
Jateng

Autopsi Levi Selesai, Polda Jateng Verbaliskan Temuan Dokter Forensik ke BAP

Kamis, 04 Des 2025
JatengUncategorized

Sidang Etik AKBP Basuki Memanas, Polri Putuskan Pemecatan

Kamis, 04 Des 2025
Jateng

Pelajar di Jateng Tolak Wacana 6 Hari Sekolah, Keluhkan Jadwal Semakin Padat

Kamis, 04 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?