Ad imageAd image

RI Beli 2 Kapal Selam Serang Scorpene dari Perusahaan Prancis

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 614 Views
3 Min Read
Selam Serang Scorpene. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Indonesia telah mengakuisisi dua kapal selam serang kelas Scorpene dari perusahaan Prancis, Naval Group. Naval Group mengumumkan bahwa Indonesia telah memesan dua kapal selam sebagai bagian dari perjanjian kerjasama pertahanan yang telah ditandatangani dengan Prancis pada tahun 2021, pada Selasa (2/4/2024).

Menurut perjanjian tersebut, Naval Group akan mentransfer teknologi pembuatan kapal selam, sementara Indonesia akan bertanggung jawab atas manajemen, operasi, dan pemeliharaan kapal selam tersebut.

“Pihak Naval Group sangat bangga bisa berperan dalam era baru dari aliansi strategis antara Indonesia dan Prancis,” kata Pierre Eric Pommellet, CEO Naval Group, seperti yang dilaporkan oleh AFP pada Selasa (2/4/2024).

Menurut Pommellet, kedua kapal selam ini akan memperkuat kedaulatan maritim Indonesia dan membantu Angkatan Laut Indonesia untuk mencapai keunggulan di kawasan laut Asia Pasifik.

“Selain pembelian kapal selam, kemitraan strategis kami dengan PT PAL juga akan mendukung pengembangan industri pertahanan Indonesia untuk secara aktif mempersiapkan masa depan kemampuan angkatan laut di negara ini,” tambahnya.

Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod menyambut baik kesepakatan pembelian kapal selam ini, yang menunjukkan komitmen tinggi dan kepercayaan pemerintah Indonesia terhadap kemampuan insinyur lokal dalam memajukan teknologi pertahanan.

“Kami berharap bahwa Indonesia akan mampu mandiri dalam teknologi pembuatan kapal selam di masa depan,” ujarnya dalam pernyataan yang sama.

Kapal selam Scorpene adalah kapal selam diesel-elektrik yang dapat membawa hingga 18 torpedo dan rudal jelajah. Menurut Naval Group, kapal selam ini akan diproduksi di galangan kapal PT PAL di Indonesia.

Scorpene memiliki panjang 72 meter dan dapat menyelam hingga kedalaman 300 meter. Kapal ini dapat berada di bawah air selama lebih dari 12 hari dan dapat mengangkut 31 awak.

Selain kapal selam, Indonesia juga memesan 42 jet tempur Rafale senilai total 8,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp129 triliun dalam kesepakatan dengan Prancis. Naval Group tidak hanya menjual kapal selam jenis Scorpene ke Indonesia, tetapi juga ke India, Brasil, Chili, dan Malaysia.

Prancis saat ini sedang berupaya memperkuat aliansi dengan sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik setelah adanya konflik dengan Australia pada tahun 2021.

Pasalnya, Paris marah setelah Canberra membatalkan kesepakatan untuk membeli 12 kapal selam tempur kelas Barracuda dari Naval Group demi teknologi bertenaga nuklir dari AS dan Inggris.

Share this Article
Leave a comment