Ad imageAd image

Resah Kondisi Fasum, Bima Eka Sakti Mantapkan Tekad Maju Bacawabup Kabupaten Tegal Lewat PDIP

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 786 Views
3 Min Read
Seorang pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Bima Eka Sakti mengembalikan formulir penjaringan bakal calon wakil bupati Kabupaten Tegal di DPD PDIP Jateng, Rabu (29/5/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Seorang pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Bima Eka Sakti resah dengan kondisi pembangunan di wilayahnya yang belum signifikan utamanya dari fasilitas umum seperti jalan.

Rupanya keresahan hati yang sangat mendalam itu, membuat Bima mantap bertekad maju dalam kontestasi Pilkada 2024 sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup) Kabupaten Tegal.

Hal itu dibuktikan dia, dengan mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bacawabup di Kantor DPD PDI Perjuangan atau Panti Marhaen, Rabu (29/5/2024).

Berdasarkan pantauan, Bima Eka Sakti tiba di Panti Marhaen dengan mengenakan kaos putih bertuliskan “Bima Sakti” sekitar pukul 15.30 WIB, atau jelang penutupan desk pengembalian formulir.

Selain mengenakan kaos itu, Bima juga kerap mengenakan kaos berwarna hitam dengan tulisan bahasa Tegalan “Galawi Pan Kaya Kie Bae?”. Kaos itu menunjukkan bahwa dia resah dengan kondisi Kabupaten Tegal yang belum ada perubahan yang signifikan.

BACA JUGA:   Ombudsman Jateng Kawal 46 Laporan Dugaan Maladministrasi PPDB SMA/SMK Negeri

“Optimis maju untuk bisa memperbaiki Kabupaten Tegal. Apalagi saya melihat terutama soal jalan-jalan di Kabupaten Tegal berlubang. Sebenarnya banyak sekali yang perlu diperbaiki, coba buka di medsos (media sosial). Komentarnya, dalane peteng (jalannya peteng), terus isinya kecelakaan dan dalannya bodol (jalannya rusak). Soal fasilitas umum yang harusnya jadi paling utama untuk dibenahi. Bicara SDM, digitalisasi, pelayanan publik itu juga kita garap,” ungkap Bima kepada wartawan sesuai mengembalikan formulir pendaftaran di Panti Marhaen.

Bima Eka diketahui mengambil formulir di partai berlambang banteng bermoncong putih pada tanggal 28 Mei 2024 siang. Pada hari ini, ia mengembalikan formulir. Usai dikembalikan, dirinya mengaku senang lantaran seluruh formulir ia isi langsung dengan tulis tangannya sendiri.

BACA JUGA:   Beredar Foto dan Chat Diduga Komisioner KPU Pati dengan Selingkuhannya, Begini Komentar Kadiv Teknis Penyelenggara KPU

“Rasanya luar biasa. Berkasnya saya tulis sendiri karena lumayan banyak. Alhamdullilah, saya sholawatin terus tulisan tulisan itu, apapun hasilnya saya siap, yang jelas kami maksimal,” katanya.

Disinggung soal apa alasan memilih PDIP sebagai kendaraan politik untuk maju Pilbup di Kabupaten Tegal, Bima mengungkapkan latar belakang dirinya ternyata seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Bapenda Jateng.

Tak hanya itu saja, Bima juga pernah menjadi Ajudan Ganjar Pranowo. Semasa itu, dia selalu bersinggungan dengan PDI Perjuangan. Secara otomatis, ia memahami dan tertarik dengan ideologi partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri itu.

“PDIP sangat bersinggungan saat bertugas di ASN, karena beliau yang saya layani (Ganjar Pranowo) menggunakan PDIP. Tentu saya secara ideologi, bagaimana marhaenisme dan perjuangan rakyat itu yang saya pegang,” beber dia.

BACA JUGA:   Pemprov dan DPRD Jateng Setujui Tiga Raperda Jadi Perda di Rapat Paripurna

Dia menilai, ideologi PDI Perjuangan sangat cocok dengan keputusan dirinya untuk berlenggang ke Pilkada 27 November mendatang.

“Yang jelas kami ingin memperjuangkan dengan wadah apapun itu, yang berdekatan memang dari awal sudah berjalan bersama PDIP,” sambungnya.

Disinggung soal banting stir dari ASN ke partai politik, Bima mengklaim langkahnya bukan banting stir, melainkan sedang berjuang untuk tanah kelahirannya agar bisa berkembang hingga maju.

“Berjuang ini, yang jelas ini bukan banting setir. Tapi membelokkan sedikit untuk memperjuangkan tanah kelahiran saya di Kabupaten Tegal,” pungkasnya.

Share this Article