Ad imageAd image

Refleksi Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Semarang Gelar Rapat Evaluasi SDM Pengawas Pemilu

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 816 Views
2 Min Read
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang menggelar Rapat Evaluasi Sumber Daya Manusia Pengawas Pemilu 2024 bersama dengan Panwaslu Kecamatan, baru -baru ini. (Foto: Dokumen untuk Indoraya)

INDORAYA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang menggelar Rapat Evaluasi Sumber Daya Manusia Pengawas Pemilu 2024 bersama dengan Panwaslu Kecamatan, baru -baru ini.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari diikuti oleh 80 orang yang terdiri dari jajaran Panwaslu Kecamatan serta Kepala Sekretariat dan Pengelola Keuangan Panwaslu Kecamatan se-Kota Semarang.

Hadir pula narasumber dari Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, dan Founder Institut Riset Indonesia serta Pegiat Pemilu, Dian Permata.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan evaluasi bersama dengan Panwaslu Kecamatan ini merupakan salah satu refleksi dari pengawasan Pemilu tahun 2024 serta mengapresiasi atas kinerja jajaran pengawas pada pelaksanaan Pemilu 2024.

BACA JUGA:   Akrabnya Mbak Tunjung dengan Ibu-ibu PKK Gunungpati, Ngobrol Bareng Soal Program Senam Sehat

“Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari pertanggung jawaban atas kerja-kerja kita selama Pemilu 2024. Evaluasi ini juga dapat menjadi bahan untuk rekomendasi pada Pemilu/Pemilihan berikutnya,” ungkapnya

Lebih lanjut, Arief menyampaikan jajaran Panwaslu Kecamatan juga kami sampaikan untuk membuat catatan-catatan yang kemudian dapat menjadi rekomendasi bagi penyelenggaraan Pemilu kedepan.

Dirinya juga berharap agar dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat menjadi salah satu tolak ukur guna meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu dan Pemilihan kedepan.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengapresiasi kinerja pengawasan selama pelaksanaan Pemilu 2024. Peran jajaran pengawas di tingkat kelurahan dan kecamatan sangat baik.

BACA JUGA:   Kembangkan Passion Melukis, 13 Anak Penyandang Disabilitas Ikut Unlimited Art #Berbunyi 2

“Menjadi penyelenggara pemilu harus mampu menerjemahkan kebijakan yang ada. Untuk mampu menerjemahkan maka diperlukan kemampuan mendengar yang baik, teruslah hidup untuk mendengar,” jelasnya.

Selain itu, Nanda menyampaikan evaluasi terkait dengan peningkatan kualitas daftar pemilih. Karena salah satu indikator pemilihan yang berhasil adalah seberapa baik daftar pemilih dan angka partisipasi pemilih.

Harapannya kedepan penyelenggara pemilu dapat saling membantu dan tetap menjaga hubungan dengan baik agar penyelenggaraan pemilu juga semakin baik.

Pegiat Pemilu, Dian Permata menyampaikan bahwa dalam kepemiluan jajaran pengawas ibarat kapal induk yang menentukan arah bangsa akan dibawa kemana serta yang akan mengawal jalannya pemilu.

BACA JUGA:   Masuk Puncak Kemarau, PDAM Tirta Moedal Semarang Jamin Ketersediaan Air Bersih Tetap Stabil

“Evaluasi terhadap kinerja SDM pengawas ini dapat menjadi refleksi bersama, serta untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas pengawas pemilu di tingkat kecamatan dalam mengawal proses demokrasi,” paparnya.

Share this Article
Leave a comment