Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ratusan Warga Semarang Ikuti Layanan KB Pria Vasektomi, Per Orang Dapat Insentif Rp1 Juta
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Ratusan Warga Semarang Ikuti Layanan KB Pria Vasektomi, Per Orang Dapat Insentif Rp1 Juta

By Athok Mahfud
Rabu, 19 Nov 2025
Share
3 Min Read
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), Lilik Farida
SHARE

INDORAYA – Ratusan warga di Kota Semarang tercatat mengikuti layanan KB pria melalui metode vasektomi, sebuah program yang kini makin diminati dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang.

Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), peserta bahkan memperoleh insentif Rp1 juta per orang sebagai bentuk apresiasi.

Kepala Disdalduk KB Kota Semarang, Lilik Farida, menyebutkan bahwa secara keseluruhan capaian program KB di kota ini terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Partisipasi masyarakat sudah mencapai target 77 persen, terutama pada penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang.

Dalam penjelasannya, Lilik menegaskan pentingnya memperluas layanan KB pasca salin karena terbukti efektif menekan risiko stunting.

“Fokus kami saat ini adalah memperluas layanan KB pasca salin, karena terbukti mampu menurunkan risiko stunting. Ketika ibu sudah mendapatkan KB pasca melahirkan, jarak kelahiran anak bisa lebih ideal dan itu berdampak langsung pada penurunan stunting,” ujarnya.

Lilik juga mencatat bahwa kesadaran masyarakat mengenai perencanaan keluarga meningkat. Generasi muda kini lebih memilih menunda pernikahan untuk pendidikan dan karier.

“Tren pernikahan di bawah usia 19 tahun terus menurun. Ini menunjukkan bahwa generasi muda sudah mulai berpikir matang dalam merencanakan masa depan,” tambahnya.

Untuk menjangkau lebih banyak warga, Disdalduk KB mengadakan sosialisasi dan pelayanan rutin di 16 kecamatan setiap bulan.

“Dalam sebulan, kami turun sekitar 20 kali ke lapangan. Ada yang dua kali sebulan, ada yang sekali, tergantung kebutuhan di wilayahnya,” kata dia.

Pelayanan tidak hanya dilakukan melalui Mobil Unit Pelayanan KB (MUYAN KB), tetapi juga lewat kerja sama dengan berbagai rumah sakit, termasuk untuk tindakan KB pria. Antusiasme terhadap vasektomi meningkat tajam.

“Pada 2024 capaian KB pria baru sekitar 46 persen. Tapi tahun 2025 ini sudah lebih dari 100 orang yang menjalani vasektomi,” ungkap Lilik.

Ia menilai kenaikan minat tersebut dipengaruhi kehadiran dokter spesialis bedah dan urologi yang terlibat langsung.

“Banyak masyarakat yang merasa lebih aman jika tindakan KB dilakukan di rumah sakit oleh tenaga ahli. Karena itu kami menggandeng dokter spesialis untuk memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Selain vasektomi, metode IUD, implan, serta Metode Operasi Wanita (MOW) tetap banyak dipilih. Agar layanan makin mudah diakses, Disdalduk KB juga menyediakan fasilitas antar-jemput peserta.

“Kalau ada peserta yang tidak punya kendaraan, akan kami jemput ke rumah. Setelah tindakan selesai, sore harinya bisa langsung kami antarkan pulang,” ujarnya.

Insentif Rp1 juta diberikan kepada peserta vasektomi melalui program resmi Pemkot Semarang.

“Rata-rata peserta KB pria berusia sekitar 33 tahun dengan minimal sudah memiliki dua anak, dan anak terakhir berusia lima tahun. Namun, jika ada kondisi medis tertentu pada istri, vasektomi bisa dilakukan lebih awal.”

Di akhir keterangannya, Lilik berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga. “Dengan KB yang terencana, kita bisa menjaga kesehatan ibu, anak, dan tentu menekan risiko stunting di Kota Semarang,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?