Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

By Athok Mahfud
Selasa, 13 Jan 2026
Share
2 Min Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno. (Foto: Pemprov)
SHARE

INDORAYA – Ratusan siswa di Kabupaten Grobogan diduga mengalami keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi (MBG). Menyikapi insiden ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung turun tangan untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat serta menelusuri penyebab insiden secara menyeluruh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno menegaskan, Pemprov bergerak cepat sejak menerima laporan adanya dugaan keracunan massal tersebut. Penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan dinas terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“ Kami dari Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya. Mudah-mudahan semua yang masih memerlukan penanganan medis bisa segera pulih dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Saat ini kami fokus mencari penyebabnya secara detail,” ujar Sumarno di Semarang, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Jawa Tengah saat ini tengah melakukan asesmen menyeluruh terhadap seluruh rangkaian penyediaan makanan MBG. Mulai dari penyiapan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan kepada para siswa.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya difokuskan pada bahan makanan, tetapi juga pada waktu pengolahan serta standar higienitas selama proses memasak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Selain penanganan medis terhadap para siswa yang terdampak, Pemprov Jateng juga memperkuat koordinasi lintas instansi. Badan Gizi Nasional (BGN) turut dilibatkan dalam pembahasan dan penanganan kasus dugaan keracunan MBG tersebut.

“Kalau masalah sanksi dan sebagainya dari BGN ya,” ucap Sumarno.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Selasa, 13 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, jumlah siswa yang terdampak dugaan keracunan MBG tercatat sebanyak 803 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 688 siswa telah dinyatakan sembuh, sementara 115 siswa lainnya masih menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan dan terus dipantau kondisinya.

Pemprov Jawa Tengah memastikan proses penanganan korban serta penelusuran penyebab kejadian ini akan terus dilakukan hingga tuntas, guna menjamin keamanan dan keberlanjutan Program Makan Bergizi bagi para siswa.

TAGGED:Kasus Keracunan MBGMakan Bergizi Gratis (MBG)Program MBG Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro

Minggu, 08 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?