Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaPeristiwa

Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan

By Redaksi Indoraya
Jumat, 12 Des 2025
Share
2 Min Read
Wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang, Sumatera, Indonesia. (Foto: Istimewa)
SHARE

‎INDORAYA – Pemerintah tengah memfokuskan perhatian pada penanganan kerusakan perumahan usai banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total 112.551 unit rumah tercatat terdampak, dan kini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sedang menyusun kebutuhan anggaran untuk proses perbaikan dan pembangunan kembali.
‎
‎Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pendataan kerusakan masih berlangsung dan sangat dinamis.
‎
‎”Kami sudah sampaikan tadi yang terdapat dampak rumah adalah 112.551. Dan ini datanya berkembang terus, sangat dinamis,” ujar Maruarar di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah (Kemenko Infra), Kamis (11/12/2025).
‎
‎Dari total rumah terdampak, Aceh mencatat angka tertinggi dengan sekitar 75.000 unit yang rusak. Sumatera Utara menyusul dengan 28.600 rumah, sementara Sumatera Barat mengalami kerusakan hampir 9.000 unit.
‎
‎Data tersebut kemudian dibagi menjadi empat kategori: rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, dan hanyut. Pembagian kategori ini menjadi dasar pemerintah menentukan seberapa besar anggaran yang harus disiapkan untuk tiap daerah maupun tiap tingkat kerusakan.
‎
‎Maruarar menjelaskan bahwa identifikasi diperlukan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat.

‎”Nanti kita bisa identifikasi juga apakah yang (rusak) berat itu masih dibangun baru atau masih mungkin direnovasi. Tentu kalau yang (rusak) ringan dan sedang kita berharap masih bisa direnovasi,” ujarnya.
‎
‎Kementerian PKP kini sedang menyiapkan survei lapangan untuk mencocokkan data awal dengan kondisi aktual di tiga provinsi tersebut. Hasil survei akan menjadi dasar penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan.
‎
‎Maruarar menekankan bahwa beberapa faktor teknis membuat perhitungan anggaran harus dilakukan secara hati-hati.

“Kita hitung tadi yang (rusak) berat, sedang. Tergantung lokasi juga. Karena membangun di daerah yang berat itu logistiknya berat, kan gitu. Jadi itu variabelnya banyak. Kita mesti hitung transportasinya berbeda, ya kan?” tuturnya.
‎
‎Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak ingin terburu-buru mengumumkan hasil perhitungan anggaran sebelum datanya benar-benar akurat.
‎
‎”Makanya sabar, kita tidak mau ngomong yang cepat tapi salah, kan gitu. Kita mendingan dalamin benar-benar sehingga statement-nya itu benar,” sambungnya.
‎
‎‎

TAGGED:Banjir Sumatera‎Kementerian PKP‎Rehabilitasi rumah warga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Elon Musk Buka Loker Bergaji Rp4 Miliar, xAI Cari Talent Engineer AI Kelas Dunia Sabtu, 24 Jan 2026
  • Penipuan Online Rugikan Rp9,1 Triliun, OJK Amankan Rp432 Miliar Lewat Anti-Scam Centre Sabtu, 24 Jan 2026
  • Banjir Berangsur Surut, Ratusan Pengungsi di Kudus Mulai Kembali ke Rumah Sabtu, 24 Jan 2026
  • Pemkab Batang Pastikan Anggaran BTT Rp11 Miliar Belum Digunakan untuk Penanganan Banjir Sabtu, 24 Jan 2026
  • Dianggap Lebih Sehat, Ahli Gizi Tegaskan Susu Oat Tak Lebih Unggul dari Susu Sapi Sabtu, 24 Jan 2026
  • Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel Dijamin Asuransi, Maskapai Pastikan Pendampingan Penuh Sabtu, 24 Jan 2026
  • Rumah Lansia 87 Tahun Tak Layak Huni, Pemkot Semarang Segera Renovasi Sabtu, 24 Jan 2026

Berita Lainnya

Hukum Kriminal

Penipuan Online Rugikan Rp9,1 Triliun, OJK Amankan Rp432 Miliar Lewat Anti-Scam Centre

Sabtu, 24 Jan 2026
Kesehatan

Dianggap Lebih Sehat, Ahli Gizi Tegaskan Susu Oat Tak Lebih Unggul dari Susu Sapi

Sabtu, 24 Jan 2026
Berita

Sindikat Oplos LPG Subsidi Dibongkar di Semarang Raya, Empat Tersangka Diciduk

Jumat, 23 Jan 2026
Hukum Kriminal

Warga Menang Gugatan Pencemaran Lingkungan, PT RUM Gugat Balik 185 Penggugat

Jumat, 23 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?