Ad imageAd image

Ratusan Pelajar Ikuti Napak Tilas, Wabup Rembang : Lasem Memiliki Peninggalan Sejarah Luar Biasa

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 109 Views
2 Min Read
Pergelaran wayang kulit oleh dalang cilik Kevin, dalam rangka napak tilas sejarah dan budaya Desa Kajar. (Foto : Rembangkab.go.id)

INDORAYA – Ratusan pelajar di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, mengikuti napak tilas atau jelajah sejarah dan Budaya Desa Kajar, selama dua hari 29-30 Januari 2022.

Kegiatan yang diikuti pelajar SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Lasem ini, bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata dan situs sejarah Lasem khususnya Desa Kajar.

Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro” didampingi sang istri, Siti Halimatussa’diyah yang datang dalam acara tersebut, mengapresiasi kegiatan yang digagas Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem dan Pemerintah Desa Kajar itu.

BACA JUGA:   Terus Tekan Stunting di Jateng, Heri Pudyatmoko Minta Peningkatan Gizi Masyarakat

Kegiatan semacam ini, menurutnya dapat menjadi ajang promosi potensi sejarah, ekonomi kreatif dan wisata yang ada.

“Besar harapan kami, adik-adik SMA ini bisa menjadi agen-agen pelestari sejarah di wilayahnya masing-masing. Apalagi Lasem memiliki peninggalan sejarah yang luar biasa,” kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Wabup juga sependapat bahwa kegiatan semacam ini dilakukan secara rutin. Kegiatan jelajah sejarah yang melibatkan pelajar bisa dilakukan juga di tempat atau desa lain yang memiliki potensi wisata, sejarah, dan budaya.

“Tahun depan jelajah sejarah di sulang, kemudian di Kragan. Ini sudah terjadwal, luar biasa Pak Toro, alhamdulillah, semoga tetap diberikan semangat dan kesehatan, semoga jadwal ke depan bisa terwujud, demi Rembang gemilang tentunya,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Magelang Semakin Melek Teknologi

Selain mengunjungi situs bersejarah seperti Situs Batu Tapak yang merupakan cap kaki Prabu Hayam Wuruk Raja Majapahit, peserta juga singgah ke Goa Tinatah, Kursi Kajar, dan Lingga Kajar. Kegiatan juga diisi pergelaran wayang kulit, oleh dalang cilik Kevin. Selain itu pertunjukkan seni tari dan fashion show busana tradisional dan batik tulis lasem yang diperagakan anak- anak. (IR)

TAGGED:
Share this Article