INDORAYA – Kabar penutupan Kawasan Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), pascabanjir bandang, ramai diberitakan sejumlah media. Namun informasi tersebut dipastikan tidak sepenuhnya benar.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jawa Tengah, A.R. Hanung Triyono, menegaskan kawasan wisata Guci tetap dibuka untuk umum, meski dengan pembatasan fasilitas akibat kerusakan pascabanjir bandang.
Ia menjelaskan, selama masa pembatasan, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Hanya dua wahana yang masih dapat diakses wisatawan karena tidak terdampak langsung bencana.
“Sementara masuk wisata Guci gratis. Wahana yang tetap dibuka hanya dua, yakni Golden Park dan Barin Hill, karena tidak terdampak banjir bandang,” ujar Hanung kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
Hanung menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan wisata Guci terkait dampak banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima, bencana tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan sejak Jumat malam (23/1/2026).
“Akibat hujan deras, banjir bandang mengakibatkan tiga jembatan hanyut, aliran air panas terhenti total karena Curug Jedor terdampak, serta area Pancuran 13 dan Pancuran 5 mengalami kerusakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Muhammad Chomsul, memastikan peristiwa banjir bandang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, masyarakat dan wisatawan diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk menjauhi aliran sungai dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” kata Chomsul.
Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, banjir bandang mengakibatkan kerusakan berat pada Jembatan Jedor, Jembatan Pancuran 13, serta jembatan gantung di Pancuran 5. Selain itu, satu unit ekskavator mini dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.
“Alur Sungai Gung juga mengalami perubahan akibat material yang terbawa banjir bandang,” imbuhnya.
Sebagai informasi, banjir bandang di kawasan wisata Guci bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada Sabtu (20/12/2025), bencana serupa juga melanda kawasan tersebut dan menyebabkan kolam air panas Pancuran 13 hilang tersapu arus.


