INDORAYA – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Gebang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Aparat Kepolisian Resor Kota Pati langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan pendataan dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradhi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil verifikasi di lokasi, jumlah rumah terdampak cukup signifikan dengan nilai kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
“Puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Berdasarkan data terbaru yang telah diverifikasi di lapangan, tercatat 56 rumah terdampak dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp71 juta, sementara korban jiwa nihil,” kata Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradhi di Pati, Jumat (27/12/2025).
Ia menjelaskan, angin kencang datang secara mendadak dan berlangsung dalam waktu singkat, namun memiliki kekuatan cukup besar. Akibatnya, genting rumah warga beterbangan dan sejumlah atap mengalami kerusakan hingga melorot.
Sebagai respons cepat, personel Polsek Gabus bersama Koramil Gabus serta tim Siaga Bencana Bhayangkara yang dipimpin Pamapta Polresta Pati segera mendatangi lokasi terdampak untuk membantu warga.
Aparat gabungan bergotong royong melakukan perbaikan darurat, termasuk memasang kembali genting dan bagian atap yang rusak agar rumah warga tetap dapat ditempati dengan aman.
Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pemantauan situasi guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga pascabencana. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan situasi tetap kondusif.
Kapolsek Gabus menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan bencana alam.
“Kami bersama TNI dan unsur terkait berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu warga terdampak sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Hingga kini, proses pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan seluruh rumah terdampak tercatat serta untuk memetakan kebutuhan warga pascabencana. Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan jika ditemukan kerusakan tambahan.


