Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pulau Gede Tergerus Abrasi, Pemkab Rembang Ajak Relawan Tanam Mangrove Selamatkan Pesisir
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Pulau Gede Tergerus Abrasi, Pemkab Rembang Ajak Relawan Tanam Mangrove Selamatkan Pesisir

By Redaksi Indoraya
Kamis, 05 Feb 2026
2 Views
Share
3 Min Read
Pulau Gede tergerus abrasi. (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Abrasi yang terus menggerus Pulau Gede mendorong Pemerintah Kabupaten Rembang mengambil langkah pemulihan berbasis lingkungan. Salah satu upaya yang didorong adalah gerakan penanaman mangrove secara masif untuk menjaga keberlanjutan pulau kecil di wilayah pesisir tersebut.

Perhatian terhadap kondisi Pulau Gede disampaikan Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kaliori di Pendapa Kantor Kecamatan Kaliori, Selasa (3/2/2026).

“Pulau Gede ini eman. Sekarang tinggal Pulau Gede dan Pulau Siwalan yang kita punya,” ungkap wabup.

Sebagai langkah awal penyelamatan, Pemkab Rembang mendorong keterlibatan banyak pihak dalam gerakan tanam mangrove di Pulau Gede. Unsur yang dilibatkan meliputi komunitas lingkungan, pemerintah kecamatan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga para relawan.

“Mungkin bisa kita kirim relawan nandur. Kita nandur bareng-bareng di Pulau Gede, sambil wisata,” ujarnya.

Upaya pelestarian Pulau Gede, lanjutnya, akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah ke depan. Selain menjaga kawasan pesisir, langkah ini juga ditujukan untuk mempertahankan fungsi ekologis dan potensi ekonomi wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Wates, Harjono, menyoroti bahwa abrasi tidak hanya mengancam Pulau Gede, tetapi juga telah menghilangkan Pulau Marongan. Ia menilai perlindungan pulau-pulau kecil di pesisir Rembang harus segera menjadi perhatian, meski kewenangannya berada di tingkat provinsi.

“Abrasi ini perlu menjadi perhatian serius. Kalau Pulau Gede tidak segera diamankan, dampaknya bisa sangat besar. Pulau Marongan saja sekarang sudah hilang,” ujar Harjono.

Pulau Gede sendiri memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami pesisir, terutama dari kawasan Pantai Kaliori hingga Pantai Rembang. Namun, kondisi pulau disebut terus menyusut akibat abrasi.

“Pulau Gede sangat bermanfaat. Saat angin barat maupun angin timur, keberadaannya bisa menahan abrasi di sepanjang pantai Kaliori sampai Rembang. Sekarang kondisinya sudah tinggal separuh,” jelasnya.

Harjono berharap persoalan abrasi Pulau Gede dapat diteruskan ke tingkat pemerintahan yang lebih tinggi untuk penanganan terpadu. Selain sebagai benteng alami pesisir, pulau ini juga dinilai memiliki potensi wisata.

“Kalau bisa diamankan, misalnya dengan pembangunan jetty berbentuk huruf U, selain sebagai penahan abrasi juga berpotensi dikembangkan menjadi kawasan pariwisata,” pungkasnya.

Dengan gerakan tanam mangrove yang melibatkan masyarakat dan relawan, Pemkab Rembang berharap Pulau Gede tetap bertahan sebagai pelindung pesisir sekaligus aset lingkungan dan ekonomi daerah.

TAGGED:Berita Jateng TerbaruPulau GedePulau Gede Abrasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Menuju Zero Sampah 2029, Ahmad Luthfi Gencarkan Gerakan Bersih dari Lingkungan Terkecil di Jawa Tengah Rabu, 11 Feb 2026
  • Tanah Bergerak di Tembalang Semarang Meluas, 10 Rumah Warga Kampung Sekip Rusak Rabu, 11 Feb 2026
  • Ekonomi Jateng Kian Melesat, Dunia Usaha Optimistis Sambut 2026 Rabu, 11 Feb 2026
  • Hotel Baru di Jalan Wahidin, Nusatu by ARTOTEL Tawarkan Konsep Butik di Semarang Rabu, 11 Feb 2026
  • Ramadan 2026, Hotel Ciputra Semarang Tawarkan Buka Puasa All You Can Eat Rp199 Ribu Rabu, 11 Feb 2026
  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Menuju Zero Sampah 2029, Ahmad Luthfi Gencarkan Gerakan Bersih dari Lingkungan Terkecil di Jawa Tengah

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil

Rabu, 11 Feb 2026
Daerah

TMMD Reguler ke-127 Dibuka, Kodim Kebumen Bagikan Kacamata Plus Gratis untuk Ratusan Lansia

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Belasan Ribu Hektare Sawah di Jateng Gagal Panen Akibat Banjir, Pati Terparah

Rabu, 11 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?