INDORAYA – Dalam momentum Hari Tani Nasional, PT. Jateng Agro Berdikari (Perseroda) atau PT JTAB menegaskan perannya sebagai BUMD pangan milik Pemprov Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekosistem pangan daerah.
Selama ini, PT. JTAB telah fokus menyerap hasil panen gabah petani untuk diolah menjadi beras premium yang dipasarkan ke ASN dan masyarakat Jawa Tengah.
Menurut Direktur Operasional PT JTAB, Gerry Grefisanto, skema ini memberi kepastian harga dan pasar bagi petani, sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.
Ke depan, PT. JTAB juga mendukung program swasembada jagung Jawa Tengah, khususnya di wilayah potensial seperti Blora dan Rembang.
Melalui kemitraan dengan petani lokal, PT. JTAB menyiapkan sarana produksi, pendampingan budidaya, hingga jaminan serapan hasil panen.
Jagung tersebut akan diarahkan untuk kebutuhan pangan, pakan, maupun industri, sehingga meningkatkan nilai tambah bagi petani sekaligus menekan ketergantungan impor.
“Petani adalah pilar utama swasembada pangan. Melalui penyerapan beras dan pengembangan jagung di Blora dan Rembang, kami ingin menghadirkan model usaha yang tidak hanya memberi keuntungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Jawa Tengah,” ungkap Gerry.
Dengan langkah ini, PT. Jateng Agro Berdikari optimistis mampu mendorong Jawa Tengah menuju kemandirian pangan, menjadikan petani lebih sejahtera, dan membangun ekosistem pangan yang tangguh serta berkelanjutan. [Adv]


