Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Proyek Pemprov Jateng 2025 Ditunda Hingga Perubahan APBD Imbas Efisiensi Anggaran
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Proyek Pemprov Jateng 2025 Ditunda Hingga Perubahan APBD Imbas Efisiensi Anggaran

By Athok Mahfud
Jumat, 14 Feb 2025
Share
3 Min Read
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno di Kompleks Kantor Gubernur, Kamis (13/2/2025). (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) harus menunda terlebih dahulu poyek-proyek atau pekerjaan di tahun 2025 ini.

Penundaan diperkirakan akan berlangsung hingga pembahasan dan persetujuan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang akan dilakukan Gubernur baru, Ahmad Luthfi, bersama DPRD Jateng.

Sekretaris Daerah Jateng Sumarno memastikan bahwa tidak ada satu pun proyek daerah maupun prioritas di tahun 2025 yang dibatalkan imbas kebijakan efisiensi anggaran.

Namun, dia menyebut pengerjaan sejumlah proyek harus ditunda terlebih dahulu karena sejumlah pos anggaran sedang dilakukan identifikasi lebih lanjut untuk dilakukan efisiensi.

“Kita memang sampai saat ini meng-hold (menahan) untuk kegiatan-kegiatannya. Karena kami ada edaran (tentang efisiensi anggaran) itu,” kata Sumarno di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kamis (13/2/2025).

Sekda bilang, penundaan sejumlah proyek ini juga akan disesuaikan dengan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng terpilih, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimen.

“Jadi kami harus berkomunikasi dengan kepala daerah yang baru, supaya apa yang kita lakukan bener-bener bisa sesuai dengan visi-misi Pak Gubernur yang baru,” ungkapnya.

Dia tidak menjelaskan secara detail proyek-proyek mana saja yang ditunda karena efisiensi anggaran ini. Namun, ia memastikan bahwasanya proyek rutinan seperti perbaikan jalan tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Jateng.

“Sementara kita menjalankan yang rutin-rutin saja. Kegiatan-kegiatan lain, kontraknya masih kita pending, bukan kita stop. Pending dulu melihat timing (momen yang tepat),” katanya.

“Karena kemarin ada dinamika kepastian pelantikannya kapan (gubernur terpilih). Nah setelah tanggal 20 Februari 2025 (setelah pelantikan), akan dibahas lagi,” imbuh Sumarno.

Pembahasan itu nantinya akan dilakukan Pemprov Jateng dalam Rapat Perubahan APBD dan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 yang akan melibatkan gubernur baru bersama DPRD Jateng.

“Nah setelah kepala daerah dilantik, Pemda bisa melakukan perubahan RKPD maupun APBD lebih awal. Nah identifikasi efisiensi yang dilakukan ini lebih mengarah untuk prioritas, bisa menyesuaikan visi-misi Pak Luthfi dan Gus Yasin, supaya bisa terakomodir di APBD 2025,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menyebut penerapan efisiensi anggaran pemerintah pusat berbeda dengan daerah. Jika kementerian atau lembaga memangkas postur APBN hingga triliunan rupiah, di Pemprov Jateng berupa pengalihan APBD untuk program-program prioritas.

TAGGED:efisiensi anggaranPemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng)Proyek Pemprov Jateng 2025 Ditunda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Remaja 16 Tahun Diduga Jadi Korban Pelanggaran Polisi Blora, Oknum Diselidiki Propam Kamis, 11 Des 2025
  • Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda Kamis, 11 Des 2025
  • Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar Kamis, 11 Des 2025
  • Bawaslu Gandeng Undip Perkuat Tata Kelola Pengawasan Pemilu Mendatang Kamis, 11 Des 2025
  • Penopang Utama Kehidupan Masyarakat, Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Pertanian Kamis, 11 Des 2025
  • Harga Bahan Pokok Naik Jelang Nataru, DPRD Minta Pemprov Jateng Waspadai Ulah Spekulan Kamis, 11 Des 2025
  • Menuju Smart Hospital, RS Telogorejo Adopsi EcoStruxure untuk Perkuat Layanan 24 Jam Kamis, 11 Des 2025

Berita Lainnya

BeritaEkonomiJateng

Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Penopang Utama Kehidupan Masyarakat, Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Pertanian

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Nataru, DPRD Minta Pemprov Jateng Waspadai Ulah Spekulan

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Ribuan Desa Gagal Dapat Dana 2025, Sekda Minta Kades Lebih Sigap Ajukan Persyaratan

Kamis, 11 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?