Ad imageAd image

Proses Rekrutmen Lion Air Group Dihentikan Paksa Polisi, Begini Tanggapan Pihak Manajemen

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 110 Views
3 Min Read
ilustrasi pesawat Lion Air (dok. istimewa)
INDORAYA – Warganet sempat dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan ribuan orang yang sedang melamar pekerjaan dengan membawa berkas lamaran. Video yang diambil pada Sabtu (16/4/2022) tersebut, diketahui merupakan proses rekrutmen pegawai baru perusahaan Lion Air Group.
Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengatakan rekrutmen pegawai baru itu terjadi di kantor Lion Operation Center, Neglasari, Tangerang. Ia menyebut, ribuan pelamar saat itu tengah melamar posisi porter dan ground handling atau pasasi.
“Mulai macet pukul 09.00 WIB, Sabtu pagi. Jam 10.00 WIB, acara tersebut diminta untuk dihentikan dan diganti ke hari lain dengan perencanaan yang lebih baik atau dilaksanakan secara online,” kata Putra.
Putra menjelaskan, kegiatan interview kemudian diminta dihentikan. Sebab, tidak ada pemberitahuan kegiatan maupun manajemen pelaksanaannya yang dinilai kurang tepat.
“Karena kegiatan ini dilakukan tanpa ada pemberitahuan sama sekali baik ke Polsek Neglasari ataupun ke perangkat kecamatan sampai dengan RW dan RT. Sehingga tidak ada rapat persiapan dengan baik,” tegasnya.
“Selain itu, tidak ada pengaturan parkir, tidak ada pembagian jam peserta yang ikut rekrutmen,” imbuhnya.
Putra menyebut, manajemen Lion Air akan dipanggil Satgas Covid-19 kecamatan Neglasari terkait kegiatan ini.
Menanggapi hal tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya sudah berupaya mengatur rekrutmen ini dengan ketentuan yang sesuai prosedur perusahaan.
Namun, jumlah pelamar yang datang pada proses walk in interview tersebut jauh melebihi dugaan.
“Proses rekrutmen hari ini telah diatur sebagaimana ketentuan yang sudah dimiliki Lion Air Group. Namun jumlah orang yang datang untuk melamar melalui proses walk in interview tersebut melebihi kapasitas,” kata Danang.
Ia mengatakan jumlah pelamar yang datang hari ini mencapai 1.500 orang. Sementara, kapasitas wawancara hanya menampung hingga 200 orang.
Menyikapi keadaan ini, pihaknya pun memutuskan untuk mengubah proses pelamaran menjadi seleksi berkas.
“Memperhatikan ketentuan penerimaan, maka Lion Air Group memutuskan tahap awal dilakukan proses seleksi administrasi. Seluruh berkas calon pelamar yang datang sudah diterima oleh tim rekrutmen,” jelasnya.
Setelahnya, lanjut Danang, seluruh pelamar kerja dipersilakan untuk meninggalkan lokasi.
“Hal ini guna mengutamakan antrean menjadi lebih cepat, sederhana, dan lebih tepat dalasm menyesuaikan situasi yang bergerak dinamis dalam seleksi calon tenaga kerja seperti saat ini,” kata dia.
Saat ini, Danang mengatakan Lion Air Group masih melakukan seleksi administrasi.
“Pengumuman hasil seleksi nantinya akan disampaikan kepada calon pelamar yang memenuhi kriteria. Lion Air Group mengucapkan terima kasih atas antusias dari pelamar kerja dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul,” tutup dia.(FZ)
BACA JUGA:   Inilah Mobil Sejuta Umat Hybrid Yang Kini Lebih Irit dan Kencang
Share this Article