Ad imageAd image

Program Magang Jepang Masih Dibuka Hingga Oktober 2024, Warga Jateng Buruan Daftar

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 978 Views
2 Min Read
Pamplet program Magang Jepang Disnakertrans Jateng. (Foto: Instagram @nakertrans.prov.jateng)

INDORAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) masih membuka program Magang Jepang hingga bulan Oktober 2024. Progaram tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga Jateng yang ingin memiliki pengalaman bekerja di negeri Sakura.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Ketenagakerjaan dan Tranmigras (Disnakertrans) Jawa Jateng, Masduqi berkata, pendaftaran program Magang Jepang dibuka sejak 22 April hingga 14 Oktober. Untuk proses seleksi dimulai 21 hingga 25 Oktober mendatang.

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Terlebih, usia produktif di Jateng terbilang cukup tinggi. Sehingga diperlukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan magang di Jepang.

BACA JUGA:   Tidak Masuk DTKS, Anak Kurang Mampu Tidak Bisa Daftar SMA Negeri Jalur Afirmasi

“Pada prinsipnya ini untuk meningkatkan SDM Jateng. Itu tantangan kita, komposisi penduduk kita saat ini memang usia produktif dan pendidikannya masih SMA/SMK ke bawah,” kata Masduqi saat dihubungi wartawan, Senin (20/5/2024).

Dia mengatakan sudah ada pendaftar yang masuk dalam program ini. Baik yang datang langsung ke Kantor Disnakertrans Jateng, Disnaker kabupaten/kota, maupun yang mendaftar secara daring.

“Sudah ada yang mendaftar, sudah ada beberapa. Karena kita buka posko bisa langsung datang ke Disnaker setempat dan di situ sudah ada contact person yang bisa dihubungi,” imbuh dia.

BACA JUGA:   KSPI Jateng Kecewa Berat Tak Dilibatkan Rapat Membahas Pengupahan: Ini Diskriminasi

Melalui program Magang Jepang ini, nantinya para pendaftar akan disalurkan di berbagai perusahaan. Mulai dari sektor bisnis, manufaktur, arsitektur, konstruksi, hingga pertanian.

Sebelum diberangkatkan ke Jepang, para peserta sudah dipersiapkan, mulai dari fisik hingga mental. Terlebih melalui seleksi ketat dengan sisitem gugur, hal ini dapat dipastikan peserta magang ialah orang-orang yang siap untuk bekerja keras di Jepang.

“Karena seleksi ketat, sistem gugur, dan yang seleksi langsung dari Jepang jadi kita nggak bisa intervensi,” kata Masduqi.

Dia bilang, pada tahun 2023 lalu ada sebanyak 600 peserta yang mendaftar program Magang Jepang ini. Namun dari jumlah itu hanya 170 pendaftar yang lolos dan diberangkatkan ke negeri Sakura.

BACA JUGA:   Pemprov Jateng Minta Pemkot Surakarta Tegas Melarang Daging Anjing Untuk Dikonsumsi

“Harapanya tahun ini mudah-mudahan lebih banyak peserta yang lolos dan bisa berangkat,” tandas Masduqi.

Sebagai informasi, masyarakat yang tertarik dengan pogram Magang Jepang bisa mendaftar melalui website jepang.magangln.id atau melalui akun instagram Disnakertrans Jateng, @nakertrans.provjateng.

Share this Article