Ad imageAd image

Prabowo Ziarah ke Makam Ayahnya, Sosok Begawan Ekonom Indonesia

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 827 Views
2 Min Read
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sedang duduk dan memanjatkan doa di samping makam ayahnya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo. (Foto: Gerindra)

INDORAYA – Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto melakukan ziarah ke Makam ayahanda-nya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, yang merupakan begawan ekonomi Indonesia, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (25/04/2023) pagi.

Prabowo menuju ke dalam makam dengan dibonceng sepeda motor oleh petugas. Setelah sampai di makam, ia duduk di samping makam ayahnya. Prabowo yang terlihat mengenakan batik batik serta peci hitam itu, memanjatkan doa, dan menaburkan bunga.

Diketahui, ayah Prabowo, Prof. Soemitro merupakan sosok ekonom Indonesia paling terkemuka semasa hidupnya. Dia menjabat sebagai menteri di bidang ekonomi di Indonesia dalam beberapa Kabinet.

BACA JUGA:   Pembangunan IKN Sudah Jadi Undang-Undang, Prabowo: Kita Selesaikan!

Di antaranya, dia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Perindustrian RI di Kabinet Natsir (1950-1951), Menteri Keuangan RI di Kabinet Wilopo (1952-1953), Menteri Keuangan RI di Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956), Menteri Perdagangan RI di Kabinet Pembangunan I (1968-1973), dan terakhir Menteri Riset di Kabinet Pembangunan II (1973-1978).

Prof. Soemitro memulai karirnya sebagai Pembantu Staf Perdana Menteri RI Sutan Syahrir (1946), Presiden Direktur Indonesian Banking Corporation (1947), dan Kuasa Usaha KBRI di Washington, D.C. (1950).

Selanjutnya, Prof. Soemitro merupakan salah satu pemimpin yang dinilai mampu menghasilkan calon-calon ekonom generasi penerus. Muridnya terbukti sukses dengan mengemban amanah sebagai menteri Republik Indonesia di bidang perekonomian di antaranya, J. B. Sumarlin, Ali Wardhana, dan Widjojo Nitisastro.

BACA JUGA:   Jokowi Sebut Elektabilitas Prabowo Naik Karena Kerja Keras Sendiri dan Gerindra

Ayah Prabowo ini, lahir di Kabupaten Kebumen pada 29 Mei 1917 dan wafat di usia 83 tahun pada 9 Maret 2001 di Jakarta.

Prof. Soemitro merupakan anak dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, seorang pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan Ketua DPAS pertama dan anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI).

Share this Article