Ad imageAd image

Prabowo Bakal Kunjungan Kerja ke Tiongkok Bahas Hubungan Bilateral

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 791 Views
2 Min Read
Prabowo Subianto saat pidato dalam acara kampanye akbar di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semaran, Minggu (28/1/2024. (Foto: tangkapan layar YouTube Garuda TV)

INDORAYA – Pemerintah Tiongkok mengumumkan rencana kunjungan Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, ke Negeri Tirai Bambu pada 31 Maret hingga 2 April.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, yang dipublikasikan melalui situs web resmi Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Jumat (29/3/2024).

Disebutkan bahwa kunjungan tersebut merupakan respons terhadap undangan yang diajukan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

“Selama kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping, serta bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang. Agenda pembicaraan mereka akan mencakup berbagai isu yang berkaitan dengan hubungan bilateral dan kepentingan bersama,” ujar Lin Jian dikutip dari Antara, Jumat (29/3/2024).

BACA JUGA:   Susunan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Bakal Diumumkan Hari Ini

Lin Jian menekankan pentingnya hubungan antara Tiongkok dan Indonesia. Dia menyebut kedua negara sebagai dua kekuatan berkembang yang signifikan. Dia menyoroti hubungan persahabatan tradisional yang dalam dan kerja sama yang erat dan kuat antara keduanya.

Lin Jian menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral antara kedua negara telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo, memasuki fase baru dalam membangun masa depan bersama.

“Ini akan menjadi kunjungan luar negeri pertama Prabowo setelah terpilih sebagai presiden, yang menandai kekuatan hubungan antara Tiongkok dan Indonesia. Kunjungan tersebut sebagai kesempatan besar untuk memperdalam kerja sama strategis yang komprehensif, serta untuk menunjukkan contoh tentang negara-negara berkembang yang bersatu dalam mencapai masa depan bersama,” tuturnya.

BACA JUGA:   Tak Ditemukan Unsur Pelanggaran, Bawaslu Stop Laporan Soal Deklarasi Prabowo di Museum

Lebih lanjut, Lin Jian menegaskan bahwa kunjungan ini juga akan memungkinkan kedua negara untuk bekerja sama dalam solidaritas menuju pembangunan bersama.

Share this Article
Leave a comment