Ad imageAd image

PPDB SMA/SMK Jateng 2024, Anak Tak Sekolah Bisa Daftar Jalur Afirmasi

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 830 Views
3 Min Read
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) membuka 225.230 kursi untuk calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK negeri tahun ajaran 2024/2025.

INDORAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) membuka 225.230 kursi untuk calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK negeri tahun ajaran 2024/2025. Anak tak sekolah (ATS) bisa mendaftarkan diri melalui jalur afirmasi.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas pendidikaan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Kustrisaptono, jumlah kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini sebesar 41,62 persen dari jumlah lulusan SMP yang berkisar 541.073 orang.

Ada empat jalur dalam PPDB 2024 sebagaimana tahun-tahun lalu. Untuk SMA ada jalur zonasi minimal 55 persen, jalur afirmasi minimal 20 persen terbagi untuk siswa miskin 15 persen, anak tidak sekolah 2 persen dan anak panti 3 persen. Jalur prestasi maksimal 20 persen serta jalur perpindahan tugas orang tua siswa maksimal 5 persen.

BACA JUGA:   Cuaca Ekstrem di Jateng Hingga 30 November, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Untuk jenjang SMK jalur prestasi minimal 75 persen, jalur afirmasi maksimal 15 persen terdiri dari siswa miskin 10 persn, anak tidak sekolah 2 persen dan anak panti 3 persen. Adapula penerimaan berdasar domisili terdekat dari sekolah maksimal 10 persen, terdiri dari 8 persen domisili terdekat dan 2 persen untuk anak guru atau tenaga kependidikan.

“Untuk jalur Afirmasi 20 persen, diperuntukkan bagi 15 persen siswa miskin, tiga persen untuk anak panti, dan ada juga dua persen untuk anak tidak sekolah (ATS),” ujar Kustrisaptono, dalam keterangan yang diterima Indoraya.news, Rabu (28/5/2024).

Dia menjelaskan, pihaknnya bekerjasama dengan Dinas Sosial Jateng untuk menyinkronkan data anak dari keluarga tidak mampu. Selain mengacu pada data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) nasional, juga memperhatikan data terpadu milik Pemprov Jateng.

BACA JUGA:   Senator DPD RI Asal Jateng, Abdul Kholik Sebut Wilayah Jateng Tak Pernah Miliki Sengketa Pemilu

Dengan demikian, Kustrisaptono berharap agar mereka yang berhak mengenyam pendidikan namun belum terakomodir di DTKS nasional, bisa ter-update oleh DT Jateng.

Jadwal dan Tahapan PPDB Jateng

Adapun tahapan PPDB SMA/SMK Jateng dimulai dari pengumuman pada 6 Juni 2024. Lalu pada 11-24 pendaftaran dan pembuatan akun online dan aktivasi akun ppdb.jatengprov.go.id . Aada 24-27 Juni adalah proses pendaftaran dan perubahan pilihan sekolah.

Kemudian, pada 28-30 Juni, memasuki masa tenang. Pengumuman seleksi PPDB dijadwalkan 1 Juli 2024. Adapun daftar ulang dimulai pada 3-12 Juli 2024. Sedangkan, 15 Juli 2024 adalah masa pengumuman daftar cadangan.

Dilanjutkan 16-17 Juli 2024 adalah daftar ulang bagi peserta CPD cadangan. Selanjutnya Disikbud Jateng menargetkan masa awal tahun ajaran baru 2024/2025 bisa dimulai pada tanggal 22 Juli 2024.

BACA JUGA:   Pengamat Pertanyakan Label Jateng Sebagai Lumbung Padi Nasional Namun Tak Mampu Tentukan Harga Mandiri

Dia berkata, Pemprov Jateng selalu berusaha untuk meningkatkan daya tampung sekolah negeri. Di antaranya dengan mendirikan sekolah baru pada kecamatan yang belum ada sekolah negeri jenjang menengah atas.

Beberapa sekolah baru telah dibangun. Seperti SMA Tawangmangu, SMK Pagentan di Banjarnegara, SMK Lumbir di Banyumas. Akan ada pula SMA di sekitar Pasar Kliwon Kota Surakarta, SMA Tegal Selatan dan SMA Garung di Wonosobo.

“Yang tidak diterima di sekolah negeri, sekolah swasta bisa membantu pemerintah untuk mencerdaskan anak didik kita. Sekolah swasta punya kualitas yang baik, pantauan kita sekolah SMA/SMK punya kualitas bagus secara umum,” pungkas Kustrisaptono.

Share this Article