Ad imageAd image

Politisi Golkar Iqbal Wibisiono Dorong Bambang Pacul Maju Pilgub 2024, Ini Alasannya

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 1 View
4 Min Read
Bambang Pacul sedang berpidato politik di hadapan ribuan kader PDIP yang mengikuti Konsolidasi PDIP Jawa Tengah, di Semarang, belum lama ini. (Foto: Dok. Untuk Indoraya)

INDORAYA – Politisi Partai Golkar Iqbal Wibisono mendorong Bambang Wuryanto kerap dipanggil Bambang Pacul untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2024 mendatang.

Dorongan terhadap Ketua DPD PDIP Jawa Tengah tersebut tidak hanya Iqbal saja, melainkan sebelumnya Ketua DPW PPP Jateng pun menyatakan hal serupa.

Iqbal Wibisono yang menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jateng & DIY, membeberkan pengganti Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo nantinya harus mengetahui seluk beluk Provinsi Jateng.

Sehingga, menurutnya pimpinan partai politik sudah seharusnya berani maju dalam Pilgub. Terutama pimpinan parpol yang teruji dan partainya meraih suara yang signifikan di Jateng.

“Pimpinan parpol kan harus teruji. Misalnya Jateng ini kan ada parpol yang sudah teruji. Pada urutan terbesar ada PDIP, kemudian PKB, Gerindra, baru Golkar. Jadi partai besar ini mereka harus melakukan komunikasi politik, berdiskusi. Atau paling tidak partai yang ada di parlemen Jateng ini harus berdiskusi secara terbuka,” ujar dia, Kamis (31/8/2023).

Iqbal menyebut PDIP sebagai partai kuat di Jateng. Karena itu, lanjutnya, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto layak untuk menjadi Gubernur Jateng. Menurut Iqbal, kemampuan Bambang Pacul yang mampu memenangkan Jateng dalam Pemilu berkali-kali menampilkan energi dan potensi besarnya dalam memimpin.

Ia menambahkan, sosok Bambang Pacul merupakan seorang intelektual. Selain itu matang menjadi wakil rakyat dan saat ini menjabat Ketua Komisi III DPR RI. Sebagai pimpinan partai di Jateng, Bambang Pacul juga ia nilai berpengalaman dan tahu persis kondisi Jateng.

“Misalnya nanti Pak Pacul mampu memenangkan partai kembali ya tidak ada salahnya kalau kemudian nanti kita menunjuk Pak Pacul. Pak Pacul telah terbukti, punya pengalaman, punya visi. Bahkan beliau dewasa dalam intelektual, berperilaku, dan berpolitik. Jadi tidak ada salahnya,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, Jateng saat ini masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan.

Permasalahan utama Jateng, lanjutnya, masih berkutat pada 3 sektor. Yaitu sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan daya beli. Ia menilai hanya sosok yang berpengalaman dan punya visi yang bisa mengatasi masalah tersebut.

Iqbal mengatakan penyelesaian permasalahan suatu daerah tergantung kepada siapa pemimpinnya. Sebab, pemimpin yang akan menentukan prioritas permasalahan yang harus dibenahi. Pendidikan merupakan sektor utama yang harus dibenahi. Sebab pendidikan yang baik akan bermuara pada daya beli hingga peningkatan kesehatan.

Bak permasalahan abadi, ia menilai ketiga aspek tersebut belum dapat terselesaikan secara signifikan hingga saat ini.

“Menurut saya, sampai sekarang ini tidak ada perbedaan. Baik Pak Bibit, Mardiyanto, sampai Pak Ganjar nggak ada perubahan apa-apa. Peningkatan daya beli masih tetap, tingkat kesehatannya masih tetap kalau kita lihat dari aspek kesehatan keluarga, itu masih rendah. Tiga aspek itu harus utama untuk diselesaikan,” kata mantan anggota DPRD Jateng tersebut.

Iqbal menegaskan, ketiga permasalahan tersebut tak boleh diabaikan Gubernur selanjutnya.

“Saya tidak tahu beliau (Bambang Pacul) mau apa tidak, tapi yang penting ini wacana ya. Beliau kan sekarang teruji memenangkan pemilu berkali-kali. Jadi partai besar harus didaulat untuk memimpin Jateng. Partai besar harus bertanggung jawab, harus membuktikan bagaimana kamu memenangkan pemilu, harus mampu memimpin dan menyejahterakan Jateng,” katanya.

Share this Article